04 April 2025

Get In Touch

Kebijakan Perizinan yang Mudah Bisa Tarik Investor Ke Kalteng

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan Misi Dagang di Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan Misi Dagang di Kota Palangkaraya, Provinsi Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu

PALANGKA RAYA (Lenteratoday) -Pemerintah Palangka Raya diharapkan bisa membuka atau menciptakan lapangan pekerjaan baru dalam rangka mengantisipasi kemungkinan adanya resesi global yang diperkirakan terjadi di tahun 2023 - 2024.

Terkait urusan perizinan, Pemerintah Daerah di Kalteng akan mengatur sedemikian rupa agar prosesnya bisa lebih cepat, tentunya sesuai dengan aturan dan mekanisme yang berlaku. Sehingga para investor akan berbondong- bondong datang ke Kalteng untuk berinvestasi.

Seperti diketahui, faktor yang mendorong para investor mau berinvestasi di suatu tempat, antara lain adanya kemudahan dalam urusan perizinan, kepastian hukum dan keamanan dalam menjalankan aktivitas usaha. Hal- hal inilah yang perlu diperhatikan oleh pemerintah daerah.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf, berpendapat untuk menunjang terciptanya lapangan pekerjaan baru, pemerintah daerah dapat membuat suatu kebijakan yang memudahkan para investor dapat berinvestasi di wilayah Kalimantan Tengah.

"Karena jika para investor dapat masuk dan berinvestasi di wilayah Kalteng, ini akan mendorong terbukanya lapangan pekerjaan baru di daerah setempat," papar Wahid, Jumat (17/2/2023).

Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf

"Jika untuk masuk ke Kalteng saja investor dipersulit, maka tidak akan ada investor yang mau berinvestasi di Kalteng, itulah kenapa Pemda harus mempertimbangkan untuk memberi kemudahan kepada para investor," jelas Wahid.

Padahal, ia menambahkan, Provinsi Kalteng terkenal sangat kaya akan Sumber Daya Alam (SDA) yang berlimpah, wilayahnya yang luas, dan nantinya akan berbatasan langsung dengan Ibu Kota Negara Nusantara jika sudah pindah ke Provinsi Kalimantan Timur.

Wahid juga menekankan, jika berbagai potensi yang ada di Kalteng benar- benar dimanfaatkan oleh Pemda setempat, maka akan memberikan dampak besar terhadap terbukanya lapangan pekerjaan baru, pertumbuhan ekonomi, kemajuan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat di Kalteng.

"Tidak kalah penting, untuk mendukungnya, pemerintah dan masyarakat Kalteng harus bersama- sama membuka diri, agar para investor semakin tertarik untuk berinvestasi di Kalteng," pungkasnya.

Reporter : Novita|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.