04 April 2025

Get In Touch

DP3AKB Gandeng Yappika dan YPSM Deteksi Dini Kesehatan Ibu Hamil untuk Cegah Stunting

Program Mutiara di Jember untuk mendeteksi dini kesehatan ibu hamil diyakini efektif dalam mencegah stunting
Program Mutiara di Jember untuk mendeteksi dini kesehatan ibu hamil diyakini efektif dalam mencegah stunting

JEMBER (Lenteratoday) - Program MUTIARA (Meningkatkan Nutrisi dan Akses Kesehatan Bagi Ibu, Anak, dan Remaja) yang merupakan program kolaborasi antara YAPPIKA-ActionAid dan YPSM Jember dengan dukungan dari Philips Indonesia dan Fondation BOTNAR menggelar Dialog Kebijakan Penguatan Pemantauan dan Deteksi Dini Kesehatan Ibu Hamil.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala OPD terkait diantaranya Kepala DP3AKB Suprihandoko, Camat, Lurah/Kades, Tim Yappika - Actionaid serta YPSM, komunitas wilayah intervensi program MUTIARA (ibu kader- KPM, pengurus RDS, Perwakilan Remaja) dan 4 Kepala Puskesmas yakni Sumbersari, Silo II, Kaliwates dan Rambipuji.

Kepala DP3AKB, Suprihandoko memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi yang dilakukan Tim Yappika dengan Pemkab Jember. Menurutnya kegiatan seperti ini sangatlah bermanfaat untuk memberikan strategi peningkatan ibu hamil untuk pencegahan AKI/AKB di Kab. Jember.

"Ini sangat bermanfaat untuk mengedukasi ibu hamil dan juga remaja. Pemkab Jember telah membentuk Satgas percepatan penurunan AKI, AKB dan Stunting dengan membentuk 1875 Tim yang terdiri dari Nakes, Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan PKK Desa," tuturnya.

Dialog interaktif ini dikemas dengan sangat menarik dan menghadirkan narasumber sekaligus pemateri yang kompeten di bidangnya. Materi pertama disampaikan oleh Koordinator Wilayah Program Mutiara dari YPSM Jember Dony Wijayanto dilanjutkan paparan kedua dari dr. Koeshar Yudyarto selaku Kepala Dinas Kesehatan Kab. Jember dan ditutup dengan diskusi serta dialog terkait kebijakan peningkatan pemantauan dan deteksi dini ibu hamil di Kabupaten Jember yang dipandu oleh koordinator program mutiara, Hardiyanto dari Yappika.

Hasil dan kesimpulan dari dialog ini adalah diharapkan seluruh peserta bisa mengimplementasikan ilmu yang disampaikan untuk mengedukasi tentang deteksi dini risiko kehamilan pada ibu hamil, peningkatan pengetahuan remaja tentang kesehatan dan sanitasi yang menjadi penyebab stunting.

Melalui Tim Yappika dan YPSM Jember dengan Program MUTIARA hadir memberikan layanan diantaranya:

  1. USG Lumify hadir sebagai alat deteksi dini ibu hamil yang tersebar di 4 puskesmas yakni Puskesmas Silo II, Puskesmas Sumbersari, Puskesmas Kaliwates, dan Puskemas Rambipuji.
  2. Pemberian makanan tambahan (PMT) untuk balita, ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK) dan anemia, serta dukungan pengembangan kebun gizi keluarga.
  3. Terlibat aktif berkolaborasi dengan seluruh stakeholder sesuai dengan penandatanganan komitmen bersama tentang strategi pencegahan AKI dan AKB. (mok*)
Share:
Lentera Today.
Lentera Today.