
PALANGKA RAYA (Lenteratoday) -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya melakukan penebangan beberapa pohon dengan posisi miring dan rawan tumbang di jalan Trans Kalimantan, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sebangau. Hal itu sebagai respon dari laporan masyarakat melalui Call Center 112.
Kepala BPBD Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, menjelaskan, penebangan dilakukan
dengan menggunakan 4 chainsaw dan tiga buah tali. Penebangan dilakukan dengan teknik tertentu dan setelah melakukan pengecekan terhadap kondisi dan posisi pohon yang akan ditebang.
Emi mengatakan, kebanyakan dari pohon peneduh yang sudah berusia cukup tua tersebut berjenis pohon akasia. Tindakan penebangan pohon ini dilakukan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat. Apalagi di tengah kondisi cuaca sekarang ini, dimana hujan yang disertai dengan angin kencang dan petir yang menyambar.
"Kejadian pohon tumbang memang sudah ada, ini merupakan bentuk antisipasi dan jangan sampai ada masyarakat yang menjadi korban akibat terjadinya pohon tumbang," pungkasnya.
Anggota Komisi B DPRD Kota Palangka Raya, H.M.Khemal Nasery menyampaikan apresiasinya atas respon cepat dari pihak BPBD Kota Palangka Raya, dengan melakukan penebangan pohon yang sudah tua dan rawan tumbang, di jalan Trans Kalimantan dan di beberapa lokasi lainnya.
"Kami menghargai atas tindakan cepat pihak BPBD setempat yang segera menanggapi laporan masyarakat mengenai adanya pohon yang miring dan rawan tumbang," papar Khemal, Senin (6/3/2023).
Khemal menuturkan, jika pohon yang sudah dalam posisi miring dan pohon yang sudah berusia cukup tua akan rawan untuk tumbang.
Jika pohon sampai tumbang, Khemal melanjutkan, tentu sangat berbahaya bagi masyarakat yang melintas, selain itu bisa mengakibatkan terganggunya arus lalu lintas jika rubuh dan menghalangi jalan.
"Tindakan yang dilakukan pihak BPBD Kota Palangka Raya sudah tepat dengan menebang pohon yang miring dan sudah tua, selanjutnya akan diregenerasi dengan pohon baru agar area hijau di Kota setempat tetap terjaga," ungkapnya.
Reporter: Novita|Editor: Arifin BH