05 April 2025

Get In Touch

Musrenbang 2024: Pemkot Malang Fokus Peningkatan SDM hingga Pelayanan Publik

Musrenbang RKPD Kota Malang tahun 2024 dihadiri Wali Kota Malang, Sutiaji dan jajaran pemkot
Musrenbang RKPD Kota Malang tahun 2024 dihadiri Wali Kota Malang, Sutiaji dan jajaran pemkot

MALANG (Lenteratoday) – Gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang ungkap 4 hal penting yang menjadi fokus pembangunannya.

Wali Kota Malang, Sutiaji, mengatakan 4 hal penting tersebut diantaranya yakni, mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan berdaya saing, meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang merata dan berkelanjutan, kemudian mewujudkan kesejahteraan dan kerukunan sosial yang berasaskan keberagamaan, serta mewujudkan transformasi pelayanan publik yang tertib hukum, profesioanl dan akuntabel.

“Ini Musrenbang terakhir dalam masa jabatan kami sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang, memang perlu dicreate penekanan-penekanan terkait yang sudah saya sampaikan tadi. Dan itu perlu konsistensi dan berkelanjutan. Titik fokus ada 4 yang ditekankan,” ujar Sutiaji, ditemui usai memberikan arahan pada acara tersebut, Senin (20/3/2023).

Dalam Musrenbang yang dihadiri lebih dari 300 peserta tersebut, Sutiaji juga mengatakan, ada beberapa upaya untuk mewujudkan SDM yang memiliki kualitas dan mampu berdaya saing, diantaranya seperti, optimalisasi sarana digital dan penguatan karakter untuk akses pendidikan. Kemudian optimalisasi pelayanan kesehatan demi menciptakan kualitas kesehatan masyarakat. Serta peningkatan kompetensi dan perluasan lapangan kerja untuk meningkatkan daya saing warga Kota Malang.

Kemudian, Sutiaji juga menyebutkan 3 hal yang menjadi strategi Pemkot Malang, untuk fokus dalam meningkatkan ekonomi yang merata dan berkelanjutan. “Jadi perlu pengembangan pemasaran termasuk pemanfaatan digitalisasi dan ekraf. Kedua, perlu intensifikasi dan ekstensifikasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), kemudian peningkatan kualitas infrastruktur, nah ini penting,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Sutiaji juga menyebutkan, dengan diwujudkannya kesejahteraan dan kerukunan sosial, serta transformasi pelayanan publik yang tertib hukum. Maka 2 hal tersebut diharapkan mampu menyasar pada meningkatnya kualitas perlindungan sosial dan daya beli masyarakat. Dan juga meningkatnya pemberdayaan masyarakat dan stabilitas lingkungan.

“Perencanaan kita seperti pemberdayaan ekonomi masih lemah, masalah sosial. Disini juga perlunya pemahaman kepada masyarakat, sasaran ke goalnya itu pengurangan angka kemiskinan untuk peningkatan ekonomi dari sektor A,” tukas Sutiaji.

Sebagai informasi, dalam Musrenbang RKPD Tahun 2024 tersebut, usulan yang telah terakomodir yakni sebanyak 3.173 atau sekitar 52,48 persen dari total usulan awal sebanyak 6.046. Hal ini menunjukan adanya peningkatan terakomodirnya usulan dari tahun sebelumnya. Dimana pada Musrenbang RKPD Tahun 2023, usulan yang diakomodir hanya sebesar 45 persen dari keseluruhan usulan yang diajukan.

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.