05 April 2025

Get In Touch

DPRD Kritik Revitalisasi Alun-alun Tugu Kota Malang Belum Dikerjakan

Alun-alun Tugu Kota Malang
Alun-alun Tugu Kota Malang

MALANG (Lenteratoday) – Dinas Lingkungan Hidup tak segera melakukan pengerjaan revitalisasi Alun-alun Tugu Kota Malang, maka DPRD Kota melontarkan kritik karena dianggap terlalu lama.

“Kadang saat perencanaan terlihat menggebu-gebu, contohnya pada saat pembahasan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) 2022, itu kan (Alun-alun) Tugu minta dilaksanakan. Kami yang menolak. Kemudian setelah kami setuju di APBD murni 2023 ini, sampai menjelang bulan keempat tidak ada progres pelaksanaan,” ujar Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, ditemui usai menghadiri acara Musrenbang RKPD Kota Malang tahun 2024, Senin (20/3/2023).

Pria yang akrab dengan sapaan Made ini menambahkan, sorotan mengenai kapan dimulainya pengerjaan Alun-alun Tugu tersebut muncul, sebab selama ini Pemkot Malang seolah hanya memggebu-gebu di tahap perencanaan. Namun, sambungnya, justru lambat di tahap pelaksanaan.

Oleh karena itu, ia juga mengharap agar proyek tersebut dapat terlaksana menggunakan anggaran APBD murni 2023, bukan dari APBD perubahan 2023. “Kalau bisa itu masuk di APBD murni, gak usah nunggu di APBD perubahan. Jadi kalau sampai pembangunan Alun-alun Tugu itu menjelang PAK, sudah pasti akan kami minta diretribusi. Karena tidak mungkin dilaksanakan pada saat di PAK,” tambah Made.

Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika

Lebih lanjut, Made menjelaskan bahwa selama ini, proyek pembangunan seperti Alun-alun Tugu cenderung banyak memakan waktu di tahap pelelangan, penentuan tender, dan pemenang tender. Dalam hal itulah, politisi PDIP tersebut berujar bahwa seharusnya proses-proses pelelangan hingga penentuan pemenang tender dapat dipercepat. Sehingga proyek dapat dilaksanakan sesegera mungkin, dengan waktu pengerjaan yang layak.

Kepala DLH Kota Malang, Noer Rahman Wijaya menjelaskan bahwa saat ini, dokumen pengadaan revitalisasi Alun-alun Tugu Kota Malang telah diserahkan pada inspektorat untuk dilakukan review lebih dalam. Sebab, menurutnya proyek Alun-alun di kawasan Balai Kota Malang ini telah masuk dalam salah satu proyek strategis Kota Malang.

“Sudah masuk ke Rencana Pelaksanaan Pengadaan (RPP), dokumen pengadaan sudah kita berikan kesana. Kemarin informasinya masuk ke proyek strategis sehingga perlu ada review, sekarang sudah ada di inspektorat. Insyaallah masih sesuai dengan waktu pelaksanaan yang memang kita harapkan,” ujar Rahman, ditemui pada kesempatan yang sama.

Menanggapi penuturan Ketua DPRD Kota Malang yang mengatakan bahwa progres terbilang cukup lambat. Rahman berdalih bahwa hal tersebut disebabkan banyaknya hal yang perlu disiapkan.

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.