PPP Usung Ganjar: KIB Diprediksi Bubar, Skenario Jokowi Diramal Lancar (Koran Kamis (27/4/2023)
PARTAI Persatuan Pembangunan (PPP) resmi mengusung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (capres) di Pemilu 2024. Artinya, hingga kini secara total sudah ada 4 partai yang menjadi mesin politiknya. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) sebagai ‘rumahnya’, kemudian PPP yang baru bergabung dan sebelumnya ada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) serta Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura). Bila dilihat dari kekuatan ‘suara dan kursi’ di DPR RI, PDIP sendiri sudah memenuhi presidential threshold yaitu mendapatkan suara sah 27.053.961 atau 19,33 % dengan kata lain berhasil mengamankan 575 kursi atau 22,6 % (Pemilu 2019). Sementara, PPP dengan suara sah 6,323.147 atau 4,52 % sehingga memiliki 19 kursi (3,30%). Sementara, meski tidak berhasil menempatkan anggotanya di DPR RI tapi pada Pemilu sebelumnya Hanura berhasil meraup 2.161.507 (1,54 %) dan PSI mendapatkan suara sah 2.650.361 atau 1,89 %. Tentu ini menjadi ‘momok’ bagi calon lawan tanding yaitu Anies Baswedan yang diusung dari NasDem bersama Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Demokrat. Ataupun Prabowo Subianto yang dijagokan oleh Partai Geridra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Tak hanya menakutkan bagi sesama capres, keputusan PPP memilih Ganjar membuat Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) terancam bubar. Menurut pengamat, tanpa sosok yang kuat, Partai Golkar dan Partai Amanat Nasional (PAN) potensi besar merapat ke 3 poros yang sudah ada. Kalangan pengamat pun menyebut skenario ini sesuai dengan keinginan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Apa iya? BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/04/27042023.pdf
[3d-flip-book id="137562" ][/3d-flip-book]