05 April 2025

Get In Touch

Jokowi-Paloh Tak Ada Kata Rujuk? (Koran Jumat,19/5/2023)

https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/05/19052023.pdf">

PENETAPAN Johnny G. Plate sebagai tersangka korupsi menara base transceiver station ( BTS) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) bak bom waktu bagi dunia perpolitikan tanah air. Pasalnya di tahun 2023 ini partai politik (parpol) mulai memanasi mesin untuk mendulang suara di Pemilu 2024. Terseretnya Johnny yang merupakan kader Nasdem dalam kasus korupsi, dipastikan akan menganggu elektabilitas partainya. Kondisi makin runyam, karena hubungan Presiden Jokowi dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh tengah memanas. Persahabatan yang terbangun lebih dari satu dasawarsa retak akibat perbedaan pilihan politik di Pilpres 2024. Surya Paloh mengusung Anies Baswedan, sementara Jokowi bersama partainya, PDIP, mencalonkan Ganjar Pranowo. Bahkan, Paloh secara tegas mengatakan tak akan menyodorkan nama pengganti Jhonny Plate sebagai Menkominfo bila tak diminta. Kabar yang beredar, pemerintah telah menyiapkan nama dari partai lain untuk mengisi kekosongan salah satu kursi ‘pembantu’ presiden ini. Dugaan adanya politisasi dalam penangkapan pria kelahiran Flores inipun menyeruak. Menko Polhukam Mahfud Md menepisnya dan mengatakan sudah ada 2 alat bukti dalam rasuah yang merugikan negara hingga Rp 8 triliun itu. Kejagung pun berjanji akan membuka setiap perkembangan kasus ini, termasuk aliran uang hasil korupsi Johnny.Bisa rujuk tidak ya?BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINIhttps://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/05/19052023.pdf

[3d-flip-book id="140033" ][/3d-flip-book]
Share:
Lentera Today.
Lentera Today.