
JOMBANG (Lenteratoday) - Warga Desa Ngogri Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang, Jawa Timur, digegerkan penemuan mayat bocah lelaki berusia sekitar 11 tahun di sungai desa setempat, Minggu (2/7/2023).
Saat ditemukan, jasad bocah tersebut dalam kondisi telanjang dada dan tertelungkup pada bebatuan di sungai setempat.
Perangkat desa yang mendapat laporan warga meneruskan leporan ke Polsek Megaluh. Tak lama kemudian, polisi datang dan melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara).
Jasad bocah tanpa identitas itu dimasukkan ke kantung mayat warna kuning. Selanjutnya, dibawa ke kamar jenazah RSUD (Rumah Sakit Umum) Jombang guna pemeriksaan lebih lanjut.
Warga sekitar tidak ada yang kehilangan anak. Dugaan sementara, mayat tersebut hanyut dari wilayah selatan Kabupaten Jombang, atau bahkan dari Kabupaten Kediri.
Mayat bocah tersebut ditemukan pertama kali oleh Aris Muhaimin (45), warga Desa Turipingir Kecamatan Megaluh. Saat itu Aris sedang menengok sawah miliknya di Desa Ngogri.
Tak lama kemudian, pandangan matanya menoleh ke arah kiri atau arah sungai. Saat itulah dia melihat tertelungkup di sungai Desa Ngogri.
Aris kemudian memberitahukan penemuan itu ke pencari rumput yang ada di lokasi. Lalu dilaporkan ke perangkat desa serta diteruskan ke Polsek Megaluh.
“Jasad tersebut tidak memakai baju. Hanya bercelana pendek. Posisinya tertelungkup karena tersangkut batu sungai,” ujar warga Aris Muhaimin.
Kapolsek Megaluh AKP Wawan Purwoko mengatakan, mayat bocah laki-laki itu saat ditemukan dalam kondisi mengapung pada posisi tengkurap.
"Mayat ditemukan warga di sungai irigasi Desa Ngogri. Kondisinya mengambang karena arus sungai tidak begitu deras," terangnya saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (2/7/2023).
Wawan mengatakan, mayat yang diperkirakan berusia 11 tahun itu masih dalam kondisi utuh. Saat ditemukan, mayat hanya memakai celana pendek warna hitam motif oranye dan tanpa baju.(*)
Reporter::sutono/Editor:widyawati