07 April 2025

Get In Touch

Korban TPPO Penjualan Ginjal, Mahfud Sebut 14 WNI Tertahan di Luar Negeri

Menko Polhukam Mahfud Md
Menko Polhukam Mahfud Md

JAKARTA (Lenteratoday)- Menko Polhukam Mahfud Md mengatakan ada 14 orang warga negara indonesia (WNI) yang tertahan di rumah sakit (RS) luar negeri gara-gara ginjalnya dijual. Ke-14 orang ini diduga merupakan korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

"Saya dapat info tadi dari Polri, itu di suatu negara, ada 14 orang masih tertahan di rumah sakit, masih tertahan di rumah sakit dengan jual ginjal itu," ucap Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (4/7/2023).

Mahfud mengatakan orang-orang yang ginjalnya dijual itu awalnya berangkat ke luar negeri untuk bekerja. Namun, katanya, mereka malah meneken kontrak untuk menjual ginjal setibanya di negara tujuan.

"Dari sini bilang mau bekerja di restoran, di mana gitu, sampai sana kontrak jual ginjal," ucapnya.

Mahfud mengatakan ada 698 tersangka kasus TPPO yang telah ditetapkan dalam 1 bulan terakhir. Selain itu, ada 1.493 korban TPPO yang diselamatkan.

"Tapi ini tidak pernah terjadi sebelumnya, satu bulan menyelamatkan sekian. Dulu eceran saja. Seminggu ada berita ini, dua orang diselamatkan. Tapi yang sebulan terakhir ini sudah sangat produktif," ungkapnya.

Mahfud kemudian mengapresiasi Mabes Polri, yang disebutnya bergerak cepat mengungkap kasus TPPO. Dia juga memuji kinerja BP2MI dalam mencegah dan menangani para korban TPPO.

"Saya mengucapkan apresiasi kepada Mabes Polri, yang begitu cepat dan Polri ini pujian dari berbagai daerah, dari bupati juga banyak, Pak. Hebat sekarang Polri, cepat, banyak diselamatkan, banyak yang ditangkap. Saya datang ke berbagai daerah dapat laporan itu. Pun BP2MI sudah bekerja dengan sangat baik sekarang ini," ucapnya.(*)

Reporter:dya,rls/Editor:widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.