06 April 2025

Get In Touch

Mario Teguh Mengelak Disebut Gelapkan Rp 5 Miliar

Motivator, Mario Teguh dan istri.
Motivator, Mario Teguh dan istri.

JAKARTA (Lenteratoday) - Pihak Mario Teguh mengelak soal tudingan penipuan dan penggelapan dana Rp 5 miliar. Melalui kuasa hukumnya, Lukman Baharuddin Partnership, Marip dan Istri mengatakan itu adalah berita bohong serta telah mencemarkan nama baiknya.

Tim kuasa hukum Mario Teguh, Lukman Baharuddin Partnership mengeluarkan press release terkait kliennya yang dilaporkan ke polisi karena tudingan penipuan dan penggelapan Rp 5 miliar.

"Berkaitan dengan adanya pemberitaan yang tidak benar mengenai penipuan dan/atau penggelapan atas Kerjasama sebagai Brand Ambassador Skincare Kanemochi, yang dilakukan oleh Klien Kami Sdr. Mario Teguh, Kami bermaksud memberitahukan kepada publik, bahwa keterangan dan/atau berita yang telah disebarluaskan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab merupakan berita yang tidak benar dan/atau berita bohong serta telah mencemarkan nama baik Klien Kami," buka press release yang diunggah oleh Mario Teguh di laman Instagramnya dilihat, Sabtu (15/7/2023).

Tim kuasa hukum menyebut Mario Teguh dan istri merasa tidak pernah menandatangani perjanjian kerja sama. Bahkan dalam keterangan tersebut mereka membantah Mario Teguh berjanji mau jadi brand ambassador skin care tersebut.

"Klien Kami tidak pernah menandatangani Perjanjian Kerjasama dan/atau Memorandum of Understanding dengan yang bersangkutan, Klien Kami tidak pernah menyatakan apalagi berjanji menjadi Brand Ambassador produk yang bersangkutan," tulisnya.

Sebelumnya, Mario Teguh disebut oleh kuasa hukum Pelapor, Djamaluddin Koedoeboen sudah menerima bayaran. Namun, hal itu kembali dibantah oleh pihak Mario Teguh.

"Serta tidak pernah menerima uang senilai Rp 5.000.000.000,- (lima miliar rupiah) dari yang bersangkutan," tegasnya.

Mario Teguh dan istri dilaporkan oleh pria bernama Sunyoto Indra Prayitno atas dugaan penipuan dan penggelapan Rp 5 miliar. Laporan tersebut sudah dibuat pada 19 Juni 2023. Semua bermula ketika Mario Teguh dijadikan brand ambassador bisnis skin care.

"Ada janji yang bersangkutan untuk meng-up skin care atau bisnis dari klien kami yang pada akhirnya itu tidak dilakukan sehingga klien kami mengalami kerugian cukup besar dan menggelontorkan sejumlah uang kepada yang bersangkutan sejumlah kurang lebih Rp 5 miliar," kata Djamaludin Koedoeboen, kuasa hukum Pelapor di Polda Metro Jaya, dua hari lalu.

Pelapor mengaku sudah membayar Mario Teguh. Pembayaran itu bisa dibuktikan oleh pelapor.

"Itu klien kami bisa naik dalam beberapa bulan dan klien kami berkewajiban untuk memberikan uang kepada yang bersangkutan dan sudah diberikan. Namun faktanya tidak berjalan sebagaimana dijanjikan," tambahnya.

"Beberapa kali term-nya, ada bukti transfer. Semuanya ada lengkap," kata Djamaludin Koedoeboen.

Mario Teguh dituding tak menjalani kewajiban meski sudah mendapat hak, akhirnya pelapor mensomasinya. Mario Teguh dan istri disebut sudah tiga kali mengabaikan somasi dari Pelapor dan berujung dilaporkan ke polisi.(*)

Reporter:dya,rls/Editor:widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.