
PALANGKA RAYA (Lenteratoday) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Palangka Raya disinyalir akan memberikan sanksi kepada atlet yang membela daerah lain pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalteng di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Hal ini disampaikan Sekretaris KONI Kota Palangka Raya Sigit Widodo. Dia membenarkan jika ada beberapa atlet dari Kota Palangka Raya dikabarkan membela kabupaten lain di ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi Kalimantan Tengah tersebut. Namun, sampai saat ini nama- nama atlet bersangkutan belum dapat diumumkan maupun cabang olahraga yang diikuti.
"Tentu ini sangat mengecewakan, karena selama ini atlet-atlet tersebut telah dibina dengan baik oleh KONI setempat," papar Sigit Jumat (28/7/2023).
Ia menekankan, sikap tegas harus diambil KONI Palangka Raya dalam rangka memberi efek jera kepada atlet yang berani membela daerah lain dalam ajang Porprov Kalteng.
Lebih lanjut Sigit menuturkan, KONI sebagai wadah yang menaungi dan membina cabang olahraga, jauh-jauh hari telah mempersiapkan dan melakukan pembinaan menggunakan dana yang dimiliki melalui cabang olahraga masing-masing. Dengan harapan saat pekan olahraga daerah, seperti Porprov Kalteng, atlet-atlet tersebut akan memperkuat Kontingen Kota Palangka Raya.
"Ternyata ada beberapa atlet yang sudah dibina, dibesarkan, dan didukung KONI Palangka Raya tetapi menyalahi atau melanggar kode etik prinsip olahraga sportif dan fair play," ungkapnya.
Sigit mengaku kecewa, karena ada atlet yang selama ini dibina serta dibesarkan oleh KONI setempat tapi justru membela daerah lain.
"Para atlet harus memiliki loyalitas, kejadian seperti ini jangan sampai terulang kembali, karena itu harus diberikan sanksi tegas bagi atlet yang melanggar," tutur Sigit.
Sementara itu, Ketua Panitia Besar Porprov XII Kalimantan Tengah, Halikinnor mengatakan
kontingen asal Kota Palangka Raya mulai bangkit dalam perolehan medali di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII Kalimantan Tengah di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur.
Ia mengutarakan, meskipun saat ini Kotawaringin Timur sebagai tuan rumah masih menduduki peringkat teratas, namun pertandingan masih berlangsung hingga tanggal 5 Agustus mendatang, yang berarti semua daerah masih memiliki peluang untuk menang.
Halikinnor juga mengimbau seluruh kontingen agar terus bersemangat dalam menjalani pertandingan dengan menjunjung tinggi sportivitas dan persaudaraan.
"Melalui Porprov ini diharapkan akan lahir atlet-atlet muda yang berprestasi dan bisa mengharumkan nama Kalimantan Tengah, baik di kancah Nasional maupun Internasional," pungkasnya.
Berdasarkan klasemen sementara hingga Jumat (28/7/2023), pukul 16.00 WIB, Kabupaten Kotawaringin Timur masih berada di puncak klasemen dengan perolehan 38 medali, yaitu terdiri dari 15 emas, 13 perak dan 10 perunggu.
Sementara peringkat kedua diduduki kontingen kota Palangka Raya dengan perolehan 14 medali terdiri dari 7 emas, 2 perak dan 5 perunggu. (*)
Reporter : Novita | Editor : Lutfiyu Handi