BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi perubahan iklim berpotensi menyebabkan bencana kelaparan di seluruh dunia pada 2050. Tak perlu menunggu 27 tahun lagi, di Indonesia masalah kelaparan saat ini sudah melanda dua wilayah Papua Tengah, yakni di Kabupaten Dogiyai dan Kabupaten Puncak. Diketahui, Organisasi pangan dunia (FAO) mengukur angka kelaparan berdasarkan prevalence of undernourishment, yakni data prevalensi kurang gizi atau ketidakcukupan konsumsi pangan dari setiap negara.Hasilnya, pada 2022 Indonesia tercatat memiliki prevalence of undernourishment 5,9%. Artinya, sekitar 5,9% dari total populasi Indonesia (sekitar 16,2 juta orang) diperkirakan mengalami kelaparan.Angka kelaparan Indonesia itu menjadi yang kedua tertinggi di kelompok negara ASEAN, lebih buruk dibanding Filipina, Thailand, Vietnam, Kamboja, Laos, Myanmar, dan Malaysia. Sementara prevalensi tertinggi kelaparan nomor satu berada di Timor Leste. Apa kabar lumbung pangan? BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/08/24082023.pdf
[3d-flip-book id="150727" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2023/08/24082023.pdf">