
JAKARTA (Lenteratoday)- Usai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan menyebut dia menjadi saksi kasus yang menjerat Dirut Pertamina periode 2009-2014 Karen Agustiawan. Diketahui, Karen terlibat dugaan korupsi pengadaan liquefied natural gas (LNG) atau gas alam cair di PT Pertamina tahun 2011-2014.
“[Pemeriksaan] terkait Ibu Karen,” kata Dahlan kepada wartawan, Kamis (14/9/2023) setelah diperiksa sekitar 6 jam.
"Ibu Karen yang tersangka itu ya?" tanya wartawan."Iya," jawab Dahlan Iskan.
Awak media pun mengkonfirmasi apakah Karen yang dimaksud adalah eks Dirut Pertamina, Karen Agustiawan.“Iya, (eks dirut pertamina),” jawab Dahlan.
Terkait pemeriksaannya, Dahlan menyebut penyidik berfokus pada teknis jual beli LNG selama ia menjabat sebagai menteri.“Ditanya tahu enggak beli-beli LNG. Saya bilang enggak tahu,” jelas Dahlan.
KPK memang tengah menyidik kasus impor LNG pada tahun 2011-2021. Sudah ada tersangka yang dijerat KPK dalam perkara ini. Namun hingga saat ini, KPK belum membeberkan konstruksi dan identitas tersangkanya.
Kendati begitu, dalam perkara ini turut disebut nama Karen Agustiawan selalu pimpinan Pertamina periode Februari 2009 hingga Oktober 2014. Karen dicegah keluar negeri oleh Ditjen Imigrasi atas permintaan KPK. Pencegahannya berlangsung hingga 8 Desember 2022. Terkait pencegahan serta penyidikan kasus ini, Karen Agustiawan belum berkomentar.
Dalam proses penyidikan kasus ini KPK sudah dua kali datang ke Pertamina yakni pada Senin (13/6/2023) dan Selasa (14/6/2023) kemarin. Kedatangan KPK ini pun dikonfirmasi oleh Komisaris Utama Pertamina, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.KPK juga sudah menetapkan beberapa tersangka namun KPK belum membuka identitasnya.(*)
Reporter:dya,rls| Editor:widyawati