
JAKARTA (Lenteratoday)- Artis Wulan Guritno selesai menjalani klarifikasi di Bareskrim Polri terkait kasus dugaan promosi situs judi online. Seusai pemeriksaan, Wulan tampak dikawal ketat oleh sejumlah anggota kepolisian.
Pemeriksaan di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (14/9/2023) tersebut selesai pada pukul 17.12 WIB. Artinya, Wulan menjalani pemeriksaan nyaris 7 jam sejak kedatangannya pagi tadi. Wulan tebar senyuman dan irit bicara setelah diperiksa Bareskrim.
"Aku hari ini seneng banget bisa bertanggung jawab memenuhi panggilan untuk klarifikasi dan aku seneng banget dikasih ruang untuk klarifikasi," kata Wulan kepada wartawan.
Tanpa memberikan kesempatan bagi awak media untuk bertanya, Wulan langsung masuk ke mobil Alphard berwarna putih yang telah terparkir di depan Gedung Awoedin Djamin Bareskrim Polri, Jakarta Selatan.
Sebelumnya, Wulan memenuhi panggilan penyidik Bareskrim Polri. Wulan diklarifikasi terkait kasus dugaan promosi situs judi online.
Wulan tiba sekitar pukul 10.40 WIB. Dia datang didampingi oleh tim kuasa hukumnya dengan pengawalan beberapa polisi. Sesampai di gedung Bareskrim, Wulan tak berbicara banyak. Dia langsung masuk untuk menjalani klarifikasi.
"Nanti saja ya, nanti habis ini. Nggak enak udah ditunggu," kata Wulan kepada awak media.
Diketahui, Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri mengagendakan pemanggilan klarifikasi terhadap Wulan Guritno hari ini. Wulan bakal dimintai keterangan oleh penyidik terkait dugaan promosi situs judi online.
Sebelumnya sempat viral di media sosial, Wulan disebut mempromosikan situs judi online bernama Sakti123. Pada video tersebut, Wulan menyatakan situs tersebut merupakan laman game online yang telah bersertifikat.
"(Panggilan Wulan Guritno) sesuai jadwal masih besok ya (hari ini). Direncanakan bakal hadir," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Adi Vivid Bachtiar saat dikonfirmasi, Rabu (13/9/2023).
Panggilan klarifikasi terhadap Wulan ini merupakan kedua kali dalam kasus tersebut. Wulan sejatinya telah diundang untuk hadir pada Kamis (7/9/2023) lalu.Namun dia tak bisa memenuhi panggilan tersebut. Wulan melalui kuasa hukumnya meminta permohonan penundaan pemeriksaan.
Selain Wulan, Vivid menyatakan pihaknya bakal memanggil figur publik lainnya yang dinilai mempromosikan situs-situs judi online. Namun, Vivid belum merincikan siapa saja sosok figur publik yang dimaksud."Ada (yang akan dipanggil). Datanya banyak," pungkas Vivid singkat.(*)
Reporter:dya,rls|Editor:widyawati