05 April 2025

Get In Touch

Pemkot Kediri Beri Pelatihan Literasi Keuangan pada UMKM

Salah seorang narasumber menyampaikan materi pada pelatihan literasi keuangan di Klinik UMKM yang diadakan Dinkop UMTK Kota Kediri,
Salah seorang narasumber menyampaikan materi pada pelatihan literasi keuangan di Klinik UMKM yang diadakan Dinkop UMTK Kota Kediri,

KEDIRI (Lenteratoday) - Pemkot Kediri terus menggencarkan program pelatihan sebagai upaya menciptakan wirausaha baru yang sukses dan berkualitas. Terbaru, melalui Dinas Koperasi Usaha Menengah dan Tenaga Kerja (Dinkop UMTK) selenggarakan pelatihan literasi keuangan di Klinik UMKM, Selasa (17/10/2023).

Kegiatan pelatihan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ini diikuti 25 peserta yang dijajaring melalui pendaftaran online berlangsung 17-19 Oktober 2023. Pada pelatihan ini Dinkop UMTK bekerjasama dengan OJK serta lembaga pelatihan dan konsultan yang kompatebel pada pengembangan UMKM

Kepala Dinas Koperasi dan UMTK, Bambang Priyambodo mengatakan melalui pelatihan ini para peserta diharapkan memiliki kesiapan dan strategi yang tepat dalam meningkatkan kualitas, melakukan adaptasi, memperkaya inovasi, mampu membaca tren dan mengelola keuangan dengan baik dan tepat.

Ditambahkan di era digitalisasi saat ini banyak penawaran permodalan untuk UMKM dari berbagai lembaga keuangan yang belum tentu memiliki legalitas.

“Oleh karena itu perlu kemampuan wawasan dan ketelitian dari calon dan pelaku UMKM dalam literasi keuangan agar tidak mudah terjerumus dengan lembaga keuangan yang tidak jelas yang menawarkan jasa pinjaman rendah namun dengan risiko yang sangat tinggi,” terangnya.

Selama tiga hari para peserta pelatihan akan mengikuti uji kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). “BNSP adalah lembaga yang memiliki kewenangan memberikan sertifikat kepada semua profesi agar memiliki kelegalan. Jadi kompetensi sebagai pelaku usaha tidak diragukan karena sudah memiliki sertifikat keahlian,” paparnya.

Dalam beberapa bulan ke depan setelah pelaksanaan pelatihan ini, Dinkop UMTK akan menggelar FGD untuk peserta pelatihan sekaligus monitoring evaluasi perkembangan usaha khususnya keuangan UMKM. “Semoga pelatihan seperti ini bisa berkelanjutan, kuota semakin besar sehingga bisa memfasilitasi semua kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku UMKM kita,” harapnya.

Di kesempatan yang sama, Wiwin Budiati salah satu peserta asal Ngadirejo mengatakan alasan mengikuti pelatihan. Perempuan yang sudah merintis usaha di bidang kuliner sejak lima tahun terakhir itu mengaku belum bisa mengatur keuangan baik dalam keseharian maupun untuk usaha miliknya.

Dengan mengikuti pelatihan, aa ingin mendapat peningkatan pemahaman terkait pengelolaan keuangan. “Dengan adanya pelatihan harapannya bisa lebih mudah mengatur keuangan. Semoga ilmu yang saya dapat bisa saya terapkan sehingga usaha yang sudah saya rintis bisa semakin berkembang maju dan sukses,” pungkasnya. (*)

Reporter: Gatot Sunarko | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.