05 April 2025

Get In Touch

Patung Penemu Benua Amerika Itu Pun Roboh

Petugas Patroli Negara berjaga saat karyawan Twin Cities Transport And Recovery bekerja membersihkan patung Christopher Columbus yang jatuh di Minnesota State Capitol (Ant)
Petugas Patroli Negara berjaga saat karyawan Twin Cities Transport And Recovery bekerja membersihkan patung Christopher Columbus yang jatuh di Minnesota State Capitol (Ant)

Monumen patungpenjelajah asal Italia, Christopher Columbus di Saint Paul, Minnesota, ibu kotanegara bagian Amerika Serikat (AS), Kamis (10/6/2020) menjadi sasaran amuk masapengunjuk rasa atas kematian George Floyd.

Patung tokoh penemuBenua Amerika, setinggi 3 meter itu ditumbangkan masa kelompok aktivis PendudukPribumi Amerika.

Sebelumnya Selasa(9/6/2020), patung Columbus seringgi 2,4 meter di Richmond, Virginia, yangdibuat pada 1927 dibakar dan dicemplunbgkan ke danau.

Besoknya, bagiankepala patung Columbus di Boston dipenggal dan dirusak. Dekat patung adatulisan “Columbus melambangkan genosida”.

Menurut laman Kompas, monumen berupa patung Colombus di Minnesota dibuat pematung Carlo Brioschi dan didesikasikan pada 1931 sebagai hadiah untuk kota dari masyarakat Italia-Amerika di Minnesota.

“Sudah saat Columbusdigulingkan,” kata Mike Forcia, aktivis yang ikut mencopot patung yang terletakdi depan gedung Capitol itu.

Perbudakan

Penduduk PribumiAmerika sejak lama menolak mengakui Columbus karenaa ekspedisinya ke Amerikajustru memicu penjajahan dan genosida nenek moyang mereka.

Columbus selama initertulis di dalam buku sejarah sebagai penjelajah nan ulung yang menemukan “DuniaBaru”. Namun, bagi masyarakat pribumi, Colombus justru orang yang memulaipenjajahan, perbudakan dan genosidaa terhadap mereka.

Puluhan kota diAmerika selama ini telah mengganti peringatan “Hari Columbus” pada bulanOktober dengan “Hari Rakyat Pribumi”. Peringatan Hari Columbus resmi jadi slahsatu hari libur federal pada 1937.

Aktivis ChelseaHiggs-Wise mengingatkan soal perjuangan dan penderitaan rakyat pribumi danwarga Afrika-Amerika di AS.

“Di sini semuanya bermula.Ini orang luar pertama yang menjejakkan kakinya di tanah dan menyebabkan semuapenderitaan,” ujarnya.

Aksi unjuk rasa diAmerika Serikat, terutama di Minnesota, ternyata belum berakhir (Ist-abh)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.