05 April 2025

Get In Touch

Total 15 Orang Ditangkap KPK saat OTT Gubernur Maluku Utara

Ruangan Gubernur Maluku Utara dan Ruangan Kadikbud Maluku Utara di Sofifi disegel KPK, Senin (18/12/2023). (ant.ist)
Ruangan Gubernur Maluku Utara dan Ruangan Kadikbud Maluku Utara di Sofifi disegel KPK, Senin (18/12/2023). (ant.ist)

JAKARTA (Lenteratoday) - KPK melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Maluku Utara. 15 orang ditangkap dari kegiatan OTT tersebut.

"Sejauh ini sekitar lebih dari 15 orang yang ditangkap baik di Jakarta Selatan maupun di kota Ternate," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Selasa (19/12/2023).

Ali mengatakan OTT dilakukan pada Senin (18/12/2023). Kegiatan tangkap tangan itu terjadi di dua kota sekaligus."KPK tindaklanjuti laporan masyarakat dengan melakukan kegiatan tangkap tangan di wilayah Maluku Utara dan Jakarta," ujar Ali.

Salah satu pihak yang turut ditangkap dari OTT tersebut ialah Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba. Sejumlah pejabat serta pihak swasta juga ikut ditangkap KPK.

"Di antaranya benar Gubernur Maluku Utara dan beberapa pejabat lainnya serta pihak swasta," tutur Ali.

Para pihak yang diamankan ini masih menjalani pemeriksaan. KPK memiliki waktu 1x24 jam sebelum menentukan status hukum dari pihak yang tertangkap OTT.

"Masih dilakukan permintaan keterangan terhadap para pihak yang ditangkap. Selengkapnya akan kami sampaikan setelah memastikan seluruh proses kegiatan selesai," katanya.

Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron sebelumnya menjelaskan kegiatan OTT KPK di Maluku Utara. Ghufron mengatakan OTT itu berkaitan dengan dugaan jual beli jabatan hingga pengadaan barang dan jasa.

"Diduga dalam tindak pidana korupsi lelang jabatan dan proyek pengadaan barang dan jasa," kata Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron saat dihubungi, Senin (18/12/2023).

Reporter: dya,rls/Editor: widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.