05 April 2025

Get In Touch

Selama 2023 BNNK Blitar Rehabilitasi 38 Orang Pecandu Narkoba

Kepala BNNK Blitar, AKBP Bagus Hari Cahyono saat rilis akhir tahun 2023.
Kepala BNNK Blitar, AKBP Bagus Hari Cahyono saat rilis akhir tahun 2023.

BLITAR (Lenteratoday) - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Blitar selama 2023, telah merehabilitasi 38 orang pecandu narkoba.

Hal ini disampaikan Kepala BNNK Blitar, AKBP Bagus Hari Cahyono saat rilis akhir tahun. Dikatakannya, selama 2023 ini melalui Program Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) telah merehabilitasi 38 orang pecandu narkoba. "Dimana 21 orang rehab oleh BNNK Blitar, serta 17 orang bekerja sama dengan 3 IBM dan 1 RSU," tutur Bagus di Kantor BNNK Blitar, Rabu (27/12/2023).

Lebih lanjut Bagus menjelaskan kalau 3 IBM dan 1 RSU yaitu IBM Nawasena di Desa Kedawung Kecamatan Nglegok, IBM Mahasura Desa Tingal Kecamatan Garum, IBM Jawara Desa Penataran Kecamatan Nglegok dan RSU An Nissa. "IBM merupakan program membentuk agen dari masyarakat, sebagai kepenjangan tangan BNN agar bisa melaksanakan rehabilitasi memulihkan pengguna narkoba yang masih dalam tahap ringan," jelasnya.

Sedangkan jenis narkoba yang paling banyak disalahgunakan, terbanyak jenis Double L kemudian Sabu dan obat lainnya. Mengenai kelompok usia, diungkapkan Bagus terbanyak usia pekerja yakni 25-39 tahun. "Dari berbagai latar belakang pekerjaan, terutama wiraswasta. Seperti sopir, kuli angkut, kuli bangunan yang merasa badannya sehat ketika mengkonsumsi narkoba," ungkap Bagus.

Untuk usia remaja atau pelajar 10-24 tahun, direhab sebanyak 4 orang sama dengan tahun 2022 lalu dan semuanya menyalahgunakan jenis Double L. "Meskipun secara nasional dari data yang meningkat usia remaja atau pelajar, alhamdulillah di Blitar tidak demikian. Oleh karena itu BNNK Blitar terus melakukan upaya pencegahan, melalui beberapa program bersama stakeholder terkait dan masyarakat sejak 3 tahun terakhir," tandasnya.

Sementara itu selama 2023 ini, diterangkan Bagus kalau pihaknya telah menyelesaikan 3 kasus dalam pemberantasan narkoba. Berupa kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu, dengan 3 orang tersangka laki-laki dan total barang bukti 10,87 gram sabu. "Ketiga kasus sudah P21, sudah diproses oleh kejaksaan dan pengadilan," kata Bagus.

Kemudian asessment terpadu setahun terakhir 29 orang, 28 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Lalu dari Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat, selama 2023 telah dibentuk
2 Desa Bersih Narkoba (Bersinar) yaittu di Desa Tingal Kecamatan Garum dan Desa Kedawung Kecamatan Nglegok.

Ada juga program Ketahanan Keluarga agar tahan dari narkoba, Teman Sebaya untuk para remaja dan pelajar setingkat SMP-SMA di desa menjadi duta anti narkoba. "Pada 2023 ini BNNK Blitar telah melaksanakan P4GN sebagai 83 kali untuk 11.616 orang, di 60 di sekolah, 20 masyarakat dan 3 di instansi pemerintah. Tes urine 73 kegiatan di 13 lokasi, terakhir di stasiun pegawai KAI, terminal untuk sopir total 145 orang," beber Bagus.

Ditambahkan Bagus pada 2023 ini juga berdasarkan penilaian Indeks Ketahanan Diri (Daktari) dan Indeks Ketahanan Keluarga (Daktara). Sesuai hasil survei kepada masyarakat, untuk menilai kinerja BNNK Blitar. "Alhamdulillah hasilnya ada peningkatan, kalau pada 2022 lalu baik pada 2023 ini menjadi sangat baik," imbuhnya.

Reporter: arief sukaputra/Editor: widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.