BILA sebelumnya keukeuh tak akan ikut cawe-cawe dalam Pemilu 2024, kini Presiden Joko Widodo (Jokowi) makin jelas memperlihatkan keberpihakannya. Tanpa tedeng aling-aling Jokowi mengatakan presiden dapat ikut kampanye dan memihak salah satu pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Namun perlu dicatat, ada larangan pemanfaatan fasilitas negara. Masalahnya, di Indonesia sulit untuk memisahkan fasilitas negara yang bisa digunakan dan mana yang harus ditinggalkan. Pernyataan itu dinilai akan semakin menunjukkan ketidaknetralan. Dari segi etika politik, sikap presiden tersebut dipandang tidak baik, meski aturan perundang-undangan tidak melarangnya. Yang perlu digarisbawahi, bila ikut turun kampanye maka presiden harus mengajukan cuti. Diketahui, pendamping capres nomor urut 2, Prabowo Subianto adalah Gibran Rakabuming Raka. Gibran merupakan putra sulung Jokowi. Panik? BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2024/01/25012024.pdf
[3d-flip-book id="167043" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2024/01/25012024.pdf">