
MOSKOW (Lenteratoday)-Jumlah korban jiwa penembakan massal di Rusia naik menjadi setidaknya 60 orang tewas. Selain itu sebanyak 145 orang lainnya terluka, dan .60 orang di antaranya kritis.
ISIS mengeklaim anggotanya terlibat dalam serangan brutal tersebut.Dilansir The Guardian, klaim ISIS itu disampaikan dalam sebuah akun Telegram.
"Pejuang ISIS menyerang perkumpulan besar umat Kristen di kota Krasnogorsk di pinggiran ibu kota Rusia, Moskow, membunuh dan melukai ratusan orang serta menyebabkan kehancuran besar di tempat tersebut sebelum mereka mundur ke markas mereka dengan selamat," demikian klaim ISIS itu.
Belum diketahui pasti jumlah pelaku yang terlibat dalam serangan ini. Dari kesaksian para korban ada 5 pelaku yang menggunakan seragam ala militer dilengkapi senjata api dan bom.Sampai saat ini, nasib lima orang pelaku penembakan masih samar.
Peristiwa ini merupakan aksi teror paling berdarah sejak 2004. Saat itu serangan terjadi di sekolah Beslan. Korban jiwa serangan mencapai 1000 orang.
Sumber:reuters,ist/Editor:widyawati