05 April 2025

Get In Touch

Pemkot Kediri Target Naikkan Skor Kota Layak Anak dari Madya ke Nindya

Suasana rapat penguatan gugus tugas KLA yang dihadiri Sekda Kota Kediri Bagus Alit.
Suasana rapat penguatan gugus tugas KLA yang dihadiri Sekda Kota Kediri Bagus Alit.

KEDIRI (Lenteratoday) - Pemkot Kediri meminta seluruh OPD teknis terkait lebih ekstra melakukan upaya perlindungan anak, sebagai upaya upaya meningkatkan skor Kota Kediri sebagai Kota Layak Anak (KLA) dari predikat Madya menjadi Nindya.

Untuk mencapai target tersebut Pemkot Kediri menggelar rapat penguatan gugus tugas KLA, yang dihadiri Sekda Kota Kediri, Bagus Alit.di Ruang Rapat Kilisuci Balai Kota Kediri, Selasa(2/4/2024).

Bagus Alit menyampaikan saat ini Kota Kediri tengah fokus meningkatkan skor KLA, dari predikat Madya menjadi Nindya. Hal ini juga sesuai amanat dalam Peraturan Daerah Kota Kediri No. 6/2016 Tentang Penyelenggaraan Pengembangan KLA

“Pada tahun 2023, skor KLA Kota Kediri 600,36 dengan predikat Madya, untuk menaikkan predikat ke Nindya kuncinya ada tiga yaitu: komitmen tim, kerja keras dan kekompakan,” tuturnya.

Saat ini Provinsi Jawa Timur telah ditetapkan sebagai Provinsi Layak Anak (Provila) dengan 38 kabupaten/kota meraih KLA dengan kategori minimal Madya.

Penyelenggaraan KLA Kota Kediri juga telah dibahas dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2025-2026, dengan menetapkan sasaran peningkatan pengarusutamaan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Guna mewujudkan target tersebut, Pemkot Kediri telah menyusun strategi melalui peningkatan kesetaraan gender dalam pembangunan daerah, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Dari RPD tersebut kita tentukan arah kebijakan Pemkot Kediri dalam mewujudkan KLA, yakni dengan meningkatkan pemberdayaan dan perlindungan perempuan, meningkatkan perlindungan anak dan partisipasi anak dalam pembangunan, serta meningkatkan pembangunan ramah disabilitas dan kelompok rentan lain,” terang Bagus.

Bagus juga menyebut terdapat 5 klaster hak anak dalam Konvensi Hak Anak (KHA), yakni hak sipil dan kebebasan; lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; kesehatan dasar dan kesejahteraan; pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya; serta perlindungan khusus.

Pada forum tersebut, Bagus juga menyampaikan bahwa salah satu hal yang menjadi fokus Pemkot Kediri, adalah terkait meniadakan kasus kekerasan seksual pada anak. Untuk itu meminta kepada seluruh OPD teknis terkait, seperti DP3AP2KB, Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial untuk melakukan upaya perlindungan anak secara maksimal.

Melalui kegiatan ini, Bagus berharap skor KLA Kota Kediri dapat meningkat sehingga upaya perlindungan anak yang telah diperjuangkan Pemkot Kediri dapat berbuah manis pungkasnya.

Reporter:gatot sunarko/Editor:ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.