07 April 2025

Get In Touch

Update Gempa Dahsyat Taiwan: 7 Orang Tewas, 771 Luka dan 77 Terjebak dalam Bangunan

Petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi runtuhnya bangunan akibat gempa bumi di Hualien, Taiwan, Rabu (3/4/2024). (Taiwan National Fire Agency)
Petugas pemadam kebakaran bekerja di lokasi runtuhnya bangunan akibat gempa bumi di Hualien, Taiwan, Rabu (3/4/2024). (Taiwan National Fire Agency)

TAIPEI (Lenteratoday)-Gempa bumi berkekuatan 7,2 magnitudo mengguncang Taiwan pada Rabu (3/4/2024). Gempa terkuat Taiwan dalam 25 tahun itu, menewaskan tujuh orang dan ratusan lainnya luka-luka.

Gempa ini sempat memicu peringatan tsunami untuk Jepang Selatan dan Filipina, yang kemudian dicabut.

Dikutip dari Guardian, pemerintah Taiwan mengatakan jumlah korban tewas telah meningkat menjadi tujuh orang. Empat di antaranya berasal dari daerah pegunungan Hualien dekat pusat gempa.

Menurut departemen pemadam kebakaran, saat ini tercatat 711 orang terluka dan 77 orang masih terjebak. Beberapa di antaranya berada di dalam reruntuhan bangunan di daerah Hualien.

Perdana Menteri Jepang, Fumio Kishida, mengatakan negaranya siap memberikan bantuan apa pun kepada Taiwan imbas gempa dahsyat terjadi.

Lewat postingan di X, Kishida menuliskan kesedihannya atas gempa bumi yang melanda Taiwan. Ia menganggap negara itu sebagai tetangga Jepang di seberang lautan.
Stasiun televisi Taiwan menayangkan cuplikan bangunan-bangunan di Hualien yang nyaris runtuh.

"Rasanya seperti rumah akan roboh,” ujar Chang Yu-lin, pekerja rumah sakit Taipei berusia 60 tahun, seperti dikutip Reuters.

Presiden terpilih Lai Ching-te, yang mulai menjabat bulan depan, akan mengunjungi Hualien pada malam ini.Di tempat lain, gempa yang terjadi di lereng bukit menyebabkan tanah longsor besar.

Sumber: guardian,ist/Editor: widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.