05 April 2025

Get In Touch

Polres Batu Siapkan Jalur Alternatif Hadapi Puncak Arus Balik, Cek Rutenya!

Situasi arus lalu lintas di Pertigaan Pendem, Kota Batu, menuju arah Kota dan Kabupaten Malang, Sabtu (13/4/2024). (Santi/Lenteratoday)
Situasi arus lalu lintas di Pertigaan Pendem, Kota Batu, menuju arah Kota dan Kabupaten Malang, Sabtu (13/4/2024). (Santi/Lenteratoday)

BATU (Lenteratoday) - Polres dan Pemerintah Kota (Pemkot) Batu telah mempersiapkan strategi, menghadapi puncak arus balik Lebaran 2024. Diprediksi kepadatan lalu lintas terjadi pada Minggu-Senin (14-15/4/2024).

Kapolres Kota Batu, AKBP Oskar Syamsuddin mengatakan, jalur-jalur alternatif serta rencana rekayasa lalu lintas telah disiapkan."Kami sudah berkoordinasi dengan masing-masing Kepala Desa dan Lurah di Kota Batu untuk tidak memarkirkan kendaraannya di badan jalan. Sehingga pada saat dibutuhkan, ruas jalan di pedesaan ataupun di kelurahan yang kami tunjuk sebagai jalur alternatif dapat dimanfaatkan oleh pengguna jalan lainnya," ujar AKBP Oskar, saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (13/4/2024).

Oskar menyebutkan, strategi rekayasa lalu lintas one way atau satu arah, juga akan diberlakukan jika situasi menunjukkan peningkatan volume kendaraan. Menurutnya, sistem satu arah akan diterapkan mulai dari Jalan Ir Soekarno atau pertigaan Desa Pendem, hingga Jalan Pattimura sampai ke Jalan Dewi Sartika, depan Pasar Among Induk Among Tani.

"Kalau jalur one way itu kan khusus untuk kendaraan yang akan ke Kota Batu. Nah untuk kendaraan yang ke luar Kota Batu, atau sedang berada di tengah, bahkan dari arah Pujon misalnya, itu akan ada jalur alternatif," tambahnya.

Dalam konteks tersebut, Oskar menyampaikan, kendaraan yang akan keluar dari Kota Batu menuju Kota atau Kabupaten Malang, dapat menggunakan jalur alternatif seperti Jalur Lingkar Barat di Desa Oro-oro Ombo, atau melalui Lippo Plaza Batu menuju Kelurahan Temas yang akan tembus ke Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Sedangkan untuk pengendara dari arah Pujon Kabupaten Malang, disarankan untuk menggunakan jalur di kawasan Wisata Payung, sementara jalur alternatif Klemuk Songgoriti tidak dianjurkan karena medan yang curam dan rawan kepadatan kendaraan.

"Kemudian kalau posisinya berada di tengah-tengan Kota Batu, maka bisa melewati jalur alternatif di pertigaan Bendo menuju Jalan Raya Giripurno, yang juga akan tembus ke arah Karangploso, Kabupaten Malang," ungkap Oskar.

Lebih lanjut, untuk kelancaran arus balik Lebaran nanti, Polres Batu juga telah menyiapkan 130 personel yang akan ditempatkan di titik-titik keluar masuk kendaraan, gang-gang pedesaan, dan kelurahan di Kota Batu. Sosialisasi kepada masyarakat setempat juga telah dilakukan agar siap menghadapi potensi penerapan one way yang maksimal dilakukan selama 90 menit.

"Paling cepat 30 menit. Titiknya direncanakan dari mulai pertigaan Pendem sampai dengan Dewi Sartika. Tapi nanti kita lihat volume arus lalinnya," tukas Oskar.

Reporter: Santi Wahyu/Editor:widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.