
ROMA (Lenteratoday) - Lima pekerja maintenance di pulau Sisilia, Italia, meninggal dunia pada hari Senin (6/5/2024), demikian ungkap walikota setempat, setelah dilaporkan menghirup gas beracun di sebuah pabrik pengolahan limbah, dikutip dari Channel News Asia, Selasa (7/5/2024).
Para korban telah melakukan pekerjaan pemeliharaan di pabrik tersebut ketika beberapa dari mereka mulai merasa sakit, menurut laporan media lokal.
“Lima pekerja telah meninggal dan yang lainnya diintubasi dan dibawa ke rumah sakit,” kata Giovanni di Giacinto, walikota Casteldaccia, dekat Palermo, ibukota budaya dan ekonomi Sisilia.
Dinas pemadam kebakaran Italia mengatakan melalui media sosial X, bahwa mereka berhasil menyelamatkan enam orang dari pabrik tersebut, namun hanya mampu membuat satu orang di antaranya sadar.
Di Giacinto mengatakan bahwa para pekerja diyakini telah menghirup hidrogen sulfida, gas yang terbentuk secara alami yang sering ditemukan dalam limbah, yang beracun pada konsentrasi tinggi.
Kadar yang tinggi dapat menyebabkan masalah pernapasan, kejang-kejang, koma, dan kematian.
Kecelakaan fatal di tempat kerja secara teratur menjadi berita utama di media Italia, yang setiap kali memicu perdebatan tentang pencegahan risiko.
Pada bulan Februari, sebuah struktur beton runtuh di lokasi pembangunan supermarket di Florence dan menewaskan lima pekerja, sementara tujuh pekerja tewas pada bulan April dalam ledakan di pembangkit listrik tenaga air di dekat Bologna.
Sumber: Channel News Asia/Penerjemah: Lambang (mk)|Editor: Arifin BH