03 April 2025

Get In Touch

Usut Dugaan Korupsi Dana Aspirasi Rp 1,5 Miliar, Kejari Periksa Sekretaris DPRD Kabupaten Madiun

Sekretaris DPRD Kabupaten Madiun, Yudi Hartono usai Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun.
Sekretaris DPRD Kabupaten Madiun, Yudi Hartono usai Penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Madiun.

MADIUN (Lenteratoday) - Sekretaris DPRD Kabupaten Madiun, Yudi Hartono diperiksa selama 3 jam oleh Penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, terkait kasus dugaan korupsi dana aspirasi DPRD Kabupaten Madiun untuk pembangunan 2 kolam renang senilai Rp 1,5 miliar, Rabu(8/5/2024). 

Yudi diperiksa di ruang Pidana Khusus Kejari Kabupaten Madiun, mulai sekitar pukul 09.30 WIB hingga pukul 12.30 WIB. Penyidik meminta keterangannya, terkait alur pemanfaatan dana aspirasi DPRD Kabupaten Madiun kepada masyarakat. 

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Madiun, Ario Wibowo yang dikonfirmasi usai pemeriksaan, menyatakan Yudi diperiksa terkait pengelolaan dana aspirasi DPRD Kabupaten Madiun untuk pembangunan 2 kolam renang senilai Rp 1,5 milyar. 

Namun, saat diperiksa Mantan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga tersebut malah membawa dokumen dana aspirasi DPRD Kabupaten Madiun tahun 2023. 

"Kami meminta agar yang bersangkutan membawa dokumen dana aspirasi tahun 2019 hingga 2021, karena dua kolam renang itu dibangun menggunakan dana aspirasi  pada dua tahun anggaran tersebut," ujar Wibowo. 

Lantaran tidak membawa dokumen dana aspirasi tahun 2019-2021, Sekretaris DPRD Kabupaten ini akan kembali diperiksa pekan depan di Kantor Kejari Kabupaten Madiun.

"Kami agendakan diperiksa lagi minggu depan," tandasnya. 

Wibowo menyatakan dokumen dana aspirasi diperlukan, untuk mengetahui jumlah anggaran masing-masing anggota DPRD. Selain itu untuk mengetahui lokasi pekerjaan fisik, pembangunan yang didanai dari anggaran dana aspirasi DPRD. 

Sementara Sekretaris DPRD Kabupaten Madiun, Yudi Hartono yang dikonfirmasi usai diperiksa membenarkan dirinya diperiksa terkait kasus dugaan korupsi dana aspirasi. 

"Iya benar diperiksa seperti yang diberitakan itu," kata Yudi. 

Repoter:Wiwiet Eko Prasetyo/Editor:Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.