04 April 2025

Get In Touch

BAKN DPR Berharap KITB Jadi Pemacu Kawasan Industri Indonesia

Wakil Ketua BAKN DPR RI, Hendrawan Supratikno.(foto/ist.dok DPR)
Wakil Ketua BAKN DPR RI, Hendrawan Supratikno.(foto/ist.dok DPR)

JAKARTA (Lenteratoday) - Wakil Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, Hendrawan Supratikno menyebutkan bahwa Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB) diproyeksikan sebagai kawasan industri terbaik se-Asia.

Hal itu ia sampaikan saat BAKN meninjau penyertaan modal negara (PMN), ke sektor kawasan industri milik negara tersebut.

"Kawasan Industri Terpadu Batang diproyeksikan menjadi menjadi kawasan industri yang terbaik di kawasan Asia Tenggara, yang ide dasarnya dipicu oleh munculnya gelombang relokasi industri dari negara maju dan KITB didesain dari awal menjadi kawasan industri yang memiliki daya saing tinggi," kata Hendrawan dilansir DPR, Rabu(12/6/2024).

Negara diketahui telah memberikan amanah kepada PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) menerima pencairan PMN, dari APBN 2021 senilai Rp 997 miliar yang akan di manfaatkan untuk mendukung pengembangan KITB. Berdasarkan modal itu, fokus pembangunan kluster pertama kurang lebih 10-15 persen dari lahan.

Menurut Hendrawan negara harus ikut mendorong dan mendukung agar akselerasi bisa dilakukan, karena harus mengejar 10 tahun kedepan sampai 2032 agar layanan-layanan yang diberikan kawasan industri ini maksimal.

"Harapan saya tentu untuk masyarakat Jawa Tengah sangat besar, agar kawasan industri ini secara nasional kita menciptakan ekologi industrial yang berdaya saing," terangnya.

Ditempat yang sama, Dirut PT KIW, Achmad Fauzie Nur bilang besar harapannya kawasan industri yang masih berprogres di KITB, menjadi bagian dari mesin pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Semoga ini bisa menjadi pemacu semua kawasan industri Indonesia, untuk berbuat hal serupa. Hingga pada ujungnya investasi di Indonesia dan pekerjaan global ke negara ini akan semakin meningkat pula," pungkasnya.

Reporter:Sumitro/Editor:Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.