04 April 2025

Get In Touch

Konvoi Hewan Kurban Kidul Pasar Potensi Jadi Event Tahunan Wisata Religi di Kota Malang

Kemeriahan Konvoi Hewan Kurban oleh warga Kidul Pasar, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen Kota Malang, Senin (17/6/2024). (Santi/Lenteratoday)
Kemeriahan Konvoi Hewan Kurban oleh warga Kidul Pasar, Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen Kota Malang, Senin (17/6/2024). (Santi/Lenteratoday)

MALANG (Lenteratoday) - Konvoi hewan kurban yang dilaksanakan oleh warga Kidul Pasar Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Klojen, Kota Malang mendapat perhatian khusus dari Penjabat (Pj) Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat. Dalam acara yang berlangsung meriah tersebut, Pj Wahyu menyebut bahwa tradisi turun temurun ini, berpotensi menjadi event tahunan wisata religi yang menarik wisatawan ke Kota Malang.

"Ya, ini kan juga tradisi lama yang harus kita lestarikan. Tadi saya lihat sangat kompak dan bagus sekali," ujar Wahyu Hidayat usai menghadiri acara tersebut, Senin(17/6/2024) pagi.

Menurut Wahyu, Pemkot Malang akan terus mendukung dan mengapresiasi kegiatan yang mengandung kearifan lokal sekaligus menjalankan ketentuan agama ini. Bahkan, ia menyebutkan kegiatan tersebut sangat mungkin dimasukkan ke dalam kalender event Kota Malang.

"Bisa, bisa dimasukkan. Di sini juga ada Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar). Saya meminta untuk bisa memantau potensi-potensi dari sini, untuk bisa dijadikan destinasi wisata dari segi religi," tambahnya.

Wahyu juga menekankan pentingnya mempertahankan dan melestarikan tradisi ini karena memiliki nilai religi yang dalam.

"Ada satu ayat yang tafsirnya sebelum melakukan penyembelihan hewan kurban, itu harus disenangkan dulu. Nah, dengan diarak sekeliling ini menjadi salah satu bentuk menyenangkan hewan yang akan dikurbankan," jelasnya.

Sementara itu, usai diarak secara bersamaan, seluruh hewan kurban yang terdiri dari 80 ekor kambing dan 4 ekor sapi ini selanjutnya akan disembelih di kompleks Masjid Noor, Kelurahan Sukoharjo.

Pj Wahyu juga meminta Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Malang, untuk menyempurnakan SOP penyembelihan hewan kurban dan menyebarluaskannya ke seluruh tempat yang akan melaksanakan pemotongan hewan.

Terpisah, panitia Konvoi Hewan Kurban, Deni Irwansyah menjelaskan tradisi ini merupakan warisan dari pendahulu mereka dengan tujuan syiar Islam.

"Maknanya untuk syiar, biar masyarakat tahu bahwa kita menyambut dengan gegap gempita dan gembira di momen Idul Adha ini," ujar Deni.

Ia juga menambahkan arak-arakan hewan kurban ini tidak dilakukan dengan jarak yang panjang demi kesejahteraan hewan kurban.

"Kita hanya dari Jalan Kyai Thamrin sampai ke Jalan Moh Yamin, kira-kira tidak sampai 1000 meter," tuturnya.

Dalam pantauan di lapangan, suasana arak-arakan hewan kurban di Kidul Pasar ini sangat semarak sejak pagi hari. Setelah pelaksanaan salat Idul Adha pada pukul 06.30 WIB, warga berbondong-bondong memadati jalanan untuk menyaksikan konvoi hewan kurban. Mulai dari anak-anak, orang dewasa, hingga para lansia turut antusias menyambut iring-iringan hewan kurban tersebut.

Reporter:Santi Wahyu/Editor:Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.