
SURABAYA (Lenteratoday)- Singapura Tourism Board (STB), bersama Pakuwon Group (PG) dan CapitaLand Investment (CLI), baru saja meluncurkan program Top Spender PG Card di Surabaya.
Kolaborasi ini digagas untuk meningkatkan pengalaman belanja wisatawan Indonesia, serta mendorong belanja perjalanan dan ritel domestik di Singapura dan Indonesia.
Executive Director Southeast Asia STB, Terrence Voon mengungkapkan pada 2023, Indonesia merupakan negera penyumbang jumlah kunjungan wisatawan terbesar bagi Singapura. Dengan total 2,3 juta pengunjung, dan menghasilkan 2,98 miliar dolar Singapura dalam pengeluaran pariwisata.
"Sebagai salah satu destinasi belanja utama bagi wisatawan Indonesia, Singapura selalu mencari inovasi baru untuk meningkatkan pengalaman wisatawan. Kemitraan dengan Pakuwon Group dan CapitaLand Investment ini memungkinkan kami untuk melakukan hal tersebut," ungkapnya saat ditemui usai konferensi pers di Pakuwon Mall Surabaya, Rabu(26/6/2024).
Sementara itu, Marketing Director Pakuwon Group Sutandi Purnomosidi menjelaskan program Top Spender PG Card ini akan memberikan hadiah kepada lima pemegang PG Card, dengan transaksi pembelanjaan tertinggi di Pakuwon Mall, Tunjungan Plaza dan Pakuwon City Mall.
Hadiahnya yakni berupa pengalaman liburan eksklusif selama 3 hari 2 malam di Singapura, tiket pesawat pulang pergi, ecapita voucher senilai SGD$200. Selain itu, member juga akan menerima hadiah selamat datang, berupa ecapita voucher senai SGD$10 yang dapat dibelanjakan.
"Program ini memungkinkan kami memberikan fasilitas eksklusif, kepada pelanggan setia Pakuwon Group. Selain itu, dapat meningkatkan pengalaman berbelanja bagi para member baik di Surabaya maupun di Singapura," jelasnya.
Dengan adanya kerjasama ini ia berharap dapat meningkatkan wisatawan Singapura ke Surabaya, maupun sebaliknya.
"Ini kerjasama mutualisme yang sangat baik. Program ini adalah satu additional value bagi member untuk memanfaatkan ini di Singapura. Di samping itu kita juga berharap turis dari Singapura yang ke Surabaya juga mendapatkan kemudahan-kemudahan lain. Jadi sama-sama menguntungkan," tukasnya.
Reporter: Amanah/Editor: Ais