
SURABAYA (Lenteratoday) - Upacara keagamaan yang dihadiri ribuan orang di Kota Hathras, negara bagian Uttar Pradesh, India berubah menjadi malapetaka. Sedikitnya 107 orang dilaporkan tewas setelah diinjak-injak dalam kekacauan di tempat itu.
Hindustan Times melaporkan, malapetaka itu terjadi setelah khatib yang dikenal sebagai 'Satsang' selesai menyampaikan pidato dan semua orang meninggalkan tempat.
Hindustan Times menulis, sesak napas di lokasi kejadian diyakini telah menyebabkan kegelisahan di kalangan partisipan. Mereka kemudian panik dan mulai berlarian sehingga menimbulkan kekacauan
Sesak napas di lokasi kejadian diyakini telah menyebabkan kegelisahan di kalangan partisipan, yang mulai berlarian sehingga menimbulkan kekacauan, kata kepolisian Uttar Pradesh,
Menurutnya, selama acara berlangsung kondisi cuaca panas dan lembap.
"Banyak sekali massa yang berkumpul di lokasi. Tak ada jalan keluar, semua orang berjatuhan kemudian terjadi insiden desak-desakan. Ketika saya mencoba keluar, ada sepeda motor yang sedang parkir sehingga menghalangi jalan. Banyak yang pingsan, sementara yang lainnya meninggal,” ujar salah satu saksi seperti dikutip surat kabar tersebut.
Sementara itu, Ketua Menteri Uttar Pradesh Yogi Adityanath mengungkapkan kesedihannya atas insiden tragis tersebut dan menginstruksikan penyelidikan (*)
Sumber: Antara|Editor: Arifin BH