04 April 2025

Get In Touch

5 Tuntutan BEM Unair Terkait Pencopotan Dekan Fakultas Kedokteran

Tangkapan layar 5 tuntutan BEM Unair.
Tangkapan layar 5 tuntutan BEM Unair.

SURABAYA (Lenteratoday)- Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Airlangga (BEM Unair) turut angkat bicara terkait keputusan rektor yang memberhentikan Prof. Dr.dr Budi Santoso, SpOG.FER sebagai Dekan Fakultas Kedokteran yang terkesan terburu-buru. 

Melalui akun instagram resmi @bem_unair, pada Jumat (5/7/2024), Ketua BEM Unair, Aulia Thaariq Akbar pihaknya menyampaikan lima tuntutan dalam kasus pemberhentian Dekan FK Unair tersebut.

Pertama yaitu penghormatan terhadap Statuta Universitas dengan menolak pemberhentian Prof Bus dari jabatannya sebagai Dekan Fakultas Kedokteran secara mendadak tanpa suatu sebab. 

Kedua, jaminan kebebasan akademik di Universitas Airlangga bagi seluruh akademisi, termasuk hak untuk menyampaikan pendapat. 

Ketiga, menuntut dengan tegas jaminan atas kebebasan berpendapat dan berekspresi sebagai hak fundamental yang harus dijaga dan dilindungi sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi dan Hak Asasi Manusia. 

Keempat, mengecam seluruh tindakan persekusi terhadap kebebasan akademik, berpendapat, dan berekspresi yang ditujukan terhadap para akademisi. Tindakan seperti intimidasi, ancaman, dan pemberhentian secara tidak adil harus dihapuskan dari lingkungan akademik. 

Kelima, menuntut kebijakan transparan dan inklusif. Kebijakan yang berpotensi kontroversial harus dibahas secara transparan dan inklusif dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan. 

"Aksi (aksi damai) tersebut menunjukan bagaimana kebebasan akademik itu sangat penting, sebab kampus harus menjadi tempat yang bebas untuk berbicara gagasan masa depan bangsa sekalipun itu menolak kebijakan pemerintah," ujarnya, Jumat(5/7/2024).

Tak hanya itu, pihak BEM juga mengadakan kajian atas kasus pemberhentian Dekan FK tersebut. Dan menilai Rektor Unair terkesan terburu-buru dalam mengambil keputusan.

"Kami menuntut permintaan klarifikasi rektor atas kasus ini," tukasnya.

Reporter: Amanah/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.