05 April 2025

Get In Touch

Jaringan 5G di China Menjangkau Lebih dari 90 Persen Desa

Seorang karyawan mengoperasikan simulator tower crane dengan kemampuan 5G di stand China Construction Third Engineering Bureau Group saat berlangsung pameran China-Eurasia Expo ke-8 di Urumqi, Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, China, pada 26 Juni 2024 (Ant)
Seorang karyawan mengoperasikan simulator tower crane dengan kemampuan 5G di stand China Construction Third Engineering Bureau Group saat berlangsung pameran China-Eurasia Expo ke-8 di Urumqi, Daerah Otonomi Uighur Xinjiang, China, pada 26 Juni 2024 (Ant)

BEIJING (Lenteratoday) - Jaringan 5G di China kini telah menjangkau semua kota besar maupun kecil di negara tersebut, serta lebih dari 90 persen desa-desanya.

Menurut data dari Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China yang dirilis pada Jumat (5/7), China telah membangun jaringan informasi dan komunikasi yang terdepan di dunia, dengan 3,84 juta stasiun pemancar atau base transceiver station (BTS) 5G.

Angka ini, menurut kementerian itu, mencakup 60 persen lebih dari total global.

Sejak dikeluarkannya lisensi 5G gelombang pertama untuk penggunaan komersial di China lima tahun yang lalu, teknologi 5G telah diintegrasikan ke dalam berbagai sektor, seperti industri, listrik, pertambangan, perawatan kesehatan, dan pendidikan, dengan promosi dan penerapan berskala besar.

Selain itu, China juga telah membangun 300 pabrik 5G dan meluncurkan lebih dari 13.000 proyek untuk penerapan "internet industri 5G plus".

Kementerian tersebut mengatakan bahwa China akan terus memajukan pengembangan 5G dan memperluas cakupan jaringan 5G di berbagai tempat, seperti situs budaya dan pariwisata, fasilitas kesehatan, universitas, pusat transportasi, serta sistem kereta bawah tanah (*)

Sumber: Antara|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.