04 April 2025

Get In Touch

Program Beasiswa Becak Kari, Puluhan Canakes di Kediri Lanjutkan Kuliah Gratis

Bupati Kediri, Mas Dhito menyerahkan Program Beasiswa Becak Kari kepada puluhan Canakes untuk melanjutkan kuliah gratis di STIKES Pamenang, Kediri.
Bupati Kediri, Mas Dhito menyerahkan Program Beasiswa Becak Kari kepada puluhan Canakes untuk melanjutkan kuliah gratis di STIKES Pamenang, Kediri.

KEDIRI (Lenteratoday) - Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana memberikan beasiswa bagi puluhan calon tenaga kesehatan (canakes) tahun 2024, melalui Program Beasiswa Becak Kari agar bisa melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Pamenang, Kediri secara gratis.

Mahasiswi program D3 Keperawatan, Mega Aprilia salah satu penerima Beasiswa Becak Kari menyatakan rasa syukutnya, karena dengan mendapatkan program beasiswa pendidikan itu, dia yang sebelumnya sempat bekerja di apotek dapat kembali melanjutkan pendidikan ke sekolah ilmu kesehatan.

"Terimakasih Pemkab Kediri, Mas Dhito. Ada 52 mahasiswa STIKES Pamenang menerima beasiswa, kuliah gratis selama 3 tahun," katanya saat peluncuran Program Beasiswa Becak Kari, Selasa(16/7/2024).

Menurut Mega, seperti dirinya banyak masyarakat dari kalangan menengah ke bawah ingin bekerja sebagai tenaga kesehatan. Besar harapan program beasiswa becak kari itu dapat terus berlanjut sehingga makin banyak warga seperti dirinya berkesempatan melanjutkan pendidikan.

"Dapat beasiswa seperti dapat rejeki nomplok. Harapan kami, semoga beasiswa becak kari dapat berlanjut sampai tahun-tahun berikutnya," tambahnya.

Bupati Dhito yang me-aunching Program Beasiswa Becak Kari dengan didampingi Ketua Yayasan Dharma Wanita Kabupaten Kediri, Eriani Annisa Hanindhito. Bupati muda ini berpesan kepada mahasiswa penerima beasiswa yang akan menjadi tenaga kesehatan, untuk dapat melayani masyarakat dengan baik.

Pihaknya meminta para mahasiswa membantu mengecek fasilitas kesehatan di Kabupaten Kediri, baik rumah sakit maupun puskesmas, untuk kemudian memberikan kritik dan masukan.

"Saya minta nanti dibuat kritik dan solusi, juga kelebihannya apa. Bisa di semua faskes kesehatan kabupaten Kediri," pinta Mas Dhito.

Mas Dhito menyebut, pemerintahannya tidak anti dengan kritik. Segala bentuk masukan yang membangun sangat diharapkan sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan kedepan.

Sebagai kepala daerah, pihaknya berharap STIKES Pamenang dapat berkembang. Dia berpesan supaya kualitas perguruan tinggi kesehatan itu tetap terjaga, tak hanya dari segi bangunan, namun juga tenaga pengajar maupun kualitas lulusan.

"Semoga STIKES Pamenang akan menjadi penggunaan tinggi ilmu kesehatan yang dikenal karena punya produk produk (lulusan) berkualitas," harap Mas Dhito.

Reporter: Gatot Sunarko/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.