
MOSKOW (Lenteratoday) - Lembaga amal medis Médecins Sans Frontières (MSF/Dokter Tanpa Batas) Sudan menyebutkan bahwa sebuah rumah sakit di Al Fashir, Sudan barat, menjadi sasaran penembakan, Senin (29/7/2024). Akibatnya, tiga orang tewas dan 25 lainnya terluka.
"Rumah Sakit Saudi di El Fasher (Al Fashir), Sudan, tempat MSF memberikan dukungan bedah, ditembaki lagi. Ini adalah kali ke-10 sebuah rumah sakit diserang di kota tersebut sejak pertempuran dimulai 80 hari yang lalu. Sebanyak 25 orang terluka dalam serangan ini dan 3 orang tewas," tulis organisasi tersebut di X.
Sebelumnya, pada Sabtu, rumah sakit menerima 52 orang terluka, termasuk 11 wanita dan seorang anak, kata MSF, menambahkan bahwa 11 dari mereka meninggal karena luka parah.
Sedangkan pada bulan Juni lalu, rumah sakit utama di Al Fashir berhenti beroperasi setelah serangan, kata MSF. Sebelumya, pada 15 April 2023, bentrokan pecah antara Angkatan Bersenjata Sudan dan Pasukan Dukungan Cepat Paramiliter.
Pihak-pihak yang bertikai sejak itu telah memperkenalkan beberapa gencatan senjata nasional sementara, tetapi tidak ada yang berhasil menyelesaikan konflik. (*)
Sumber : Antara | Editor : Lutfiyu Handi