07 April 2025

Get In Touch

22 Tahun JFC: Usung Tema Algorithm, Bertabur Para Artis Jakarta hingga Jepang

Tiga Puteri Indonesia turut hadir dalam JFC, diantaranya nampak dalam frame Ketut Permata Juliastrid yang tampil mempesona dihadapan ribuan penonton bercatwalk jalan raya kota Jember sejauh 3,6 kilometer.
Tiga Puteri Indonesia turut hadir dalam JFC, diantaranya nampak dalam frame Ketut Permata Juliastrid yang tampil mempesona dihadapan ribuan penonton bercatwalk jalan raya kota Jember sejauh 3,6 kilometer.

JEMBER (Lenteratoday) - Jember Fashion Carnival atau akrab disebut JFC kembali dihelat. Di umur yang matang yaitu 22 tahun, tema Algorithm atau Algoritma dengan tagline Beyond Binary of Our Story diusung.

Ada 10 defile yang ditampilkan, diantaranya Wayang, Chess, Versailles, Media, Betta Fish, Climate Change, Zodiac, Fairy, Jember dan Defile Rio. Seluruh tema itu ditampilkan dalam mode busana yang berasal dari bahan yang mudah didaur ulang.

Kali ini, JFC 2024 juga bertabur artis. Selain artis Indonesia, sejumlah model, puteri Indonesia, serta artis Jepang turut tampil di acara JFC besutan almarhum Dynand Fariz tersebut.

Setidaknya ada 10 artis yang nampak hadir dalam JFC antara lain, Aurel Hermansyah, Tiara Andini, Raisa Andriana, Arumi Bachsin, Dara Sarasvati, Sarah Tumiwa, Vladimir Rama, Melati Tedja, Farah Jaidi dan Harashta Haifa Zahra. Sementara artis dari negara Jepang yakni penyanyi Aoi yang sudah tampil saat World Kids Carnival, kemudian kelompok dancer Kadokawa Dreams dan talent lainnya yang mampu membuat penonton histeris.

Menurut Bupati Jember Hendy Siswanto, kedatangan ratusan peserta dari Jepang itu memiliki dampak positif pada sektor ekonomi, pariwisata, dan kebudayaan di Jember. Ia berharap, tahun depan akan ada peningkatan jumlah tamu dari Jepang yang berkunjung ke Jember.

"InsyaAllah mereka (peserta Jepang, red) tahun depan akan datang lagi, dengan jumlah lebih banyak targetnya 500 orang. Banyak multiplier effect dari JFC. Apalagi kalau mereka datang lebih banyak akan tambah bagus," kata Bupati Jember, Hendy Siswanto, Minggu (4/7/2024). Menurutnya, dengan adanya JFC akan meningkatkan durasi tinggal yang panjang, yang menurutnya merupakan indikator utama keberhasilan ekonomi dan menjadi pasar bagus bagi para UMKM.

Presiden JFC Budi Setiawan mengatakan JFC tahun ini berhasil melakukan kolaborasi yang luar biasa. Hal itu menjadi bagian dari upaya untuk memulai kerja sama dalam bidang budaya dan seni antara Jepang dan Indonesia, dengan Jember sebagai titik awalnya.

JFC 2024 juga menampilkan seniman dan artis dari Jepang, seperti Kadokawa Dreams, Finally, serta pertunjukkan kembang api tradisional pada malam hari jelang grand show. Pertunjukan firework di langit Alun-alun Jember itu merupakan kolaborasi pabrik kembang api terbesar di Jepang yaitu Wakino Art Factory dengan Nolimits Firework Indonesia.

"JFC tahun ini banyak hal baru yang bisa dinikmati. Kolaborasi Jepang-Indonesia, untuk pertama kali hadir di Jember dan Indonesia. Kita saksikan bersama karya-karya terbaik JFC," ujarnya. (mok/ads)

Editor: widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.