04 April 2025

Get In Touch

Langkah Pemkot Surabaya Cegah Gagal Ginjal pada Anak-anak

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. (Amanah/Lenteratoday)
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. (Amanah/Lenteratoday)

SURABAYA (Lenteratoday)- Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi, guna mencegah terjadinya kasus gagal ginjal di kalangan anak-anak.

Salah satu langkah antisipasi yang ia lakukan, yakni menutup pagar sekolah saat jam istriahat berlangsung. Agar para siswa tidak membeli jajan sembarangan.

"Karena makanan anak-anak ini kan harus dijaga, salah satunya makanan di kantin yang sudah pasti gizinya. Karena gagal ginjal itu berasal dari makanan-makanan yang mengandung bahan kimia berlebihan, yang anak kecil tidak mampu menahannya sehingga terjadi gagal ginjal," kata Eri, Sabtu(10/8/2024).

"Oleh karena itu, nanti akan kita perkuat lagi di setiap sekolah tidak boleh jajan di luar, tapi jajannya di kantin sambil kita menghitung gizi yang masuk di dalam tubuh anak-anak itu akan kita lakukan," tambahnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) semakin masif melakukan pemeriksaan untuk makanan-makanan yang ada di PKL (Pedagang kaki lima).

"Semoga dengan pengecekan masif dari Dinkes juga penjagaan dari sekolah, bisa mencegah terjadinya gagal ginjal di Surabaya," tuturnya.

Selain Dinkes, pihaknya juga meminta kepada Dinas Pendidikan (Dispendik) untuk menyampaikan kepada kepala sekolah agar merapatkan dengan komite dan orang tua murid agar menjaga putra putrinya tidak membeli jajan di luar.

Ia juga mengingatkan para orang tua agar ketika memberikan makanan kepada anak untuk melihat terlebih dahulu komposisinya.

"Dilihat dulu komposisinya, janga diloskan aja. Kalau ada apa-apa nanti gelo (menyesal). Jadi Insyaallah dengan masifnya Dinkes dan Dispendik untuk edukasi, insyaallah bisa mencegahnya. Belum ada kasus di Surabaya, semoga tidak ada ya," tutupnya.

Reporter: Amanah/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.