04 April 2025

Get In Touch

Ibu di Kota Kediri Diduga Tega Habisi Dua Anak Kandungnya

Ilustrasi pembunuhan
Ilustrasi pembunuhan

KEDIRI (Lenteratoday) – Suasana pagi buta di Kelurahan Manisrenggo, Kota Kediri digemparkan dengan pembunuhan dua anak yang diduga dilakukan ibu kandung, Selasa (3/9/2024) sekitar pukul 03.00 dini hari.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota, IPTU Fathur Rozikin, menyebutkan kedua anak tersebut ditemukan bersimbah darah dan sudah tak bernyawa. Sementara, di samping tubuh kedua mayat itu, sang ibu Ida Nurhayati sedang memegang sebilah parang berlumuran darah.

Ayah kedua korban, Muhammad Zakaria, adalah orang yang pertama kali mengetahui kejadian tersebut. Dia terusik dengan suara ribut yang berasal dari dalam rumahnya.

Namun, ketika menengok ke asal suara keributan itu, dia terkejut mendapati kedua anaknya sudah tak bernyawa dengan luka parah di bagian kepala. Kekagetannya kian bertambah tak jauh dari jasad kedua anaknya, melihat istri tercinta memegang parang bersimbah darah.

Melihat kejadian tersebut, Muhammad Zakaria melapor ke Ketua RT Suparmanto dan melanjutkan laporan tersebut ke Polres Kediri Kota. Tim Inafis Polres Kediri Kota, mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

IPTU Fathur Rozikin mengatakan kedua korban dibawa ke RS Bhayangkara Kota Kediri untuk otopsi. Sementara kedua orang tua korban, masih menjalani pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Kediri Kota. Polisi mengamankan barang bukti sebilah parang yang diduga digunakan sebagai alat untuk membunuh kedua anaknya. Selain itu juga mengamankan baju kedia korban, HP milik Muhammad Zakaria dan terduga pelaku berinisial IN.

“Kedua korban kita bawa ke RS Bhayangkara Kota Kediri untuk dilakukan otopsi. Sementara kedua orang tua korban pembunuhan, masih kita lakukan pemeriksaan intensif di Satreskrim Polres Kediri Kota. Barang bukti yang kita amankan sebilah parang yang diduga digunakan sebagai alat untuk membunuh kedua anaknya,” Kata Fathur.

Meski demikian, Satreskrim Polres Kediri Kota belum bisa memastikan, apakah IN mengalami gangguan jiwa atau tidak. Hal itu, akan dipastikan melalui pemeriksaan kejiwaan.

Menurut keterangan warga di lokasi saat dikonfirmasi awak media mengatakan selama ini IN, diketahui mengalami depresi dan sudah beberapa kali berobat ke Puskesmas. (*)

Reporter: Gatot Sunarko | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.