04 April 2025

Get In Touch

Mantan Ajudan Gubernur di New York Didakwa Jadi Agen Rahasia China

Linda Sun (kanan), mantan ajudan Gubernur New York Kathy Hochul, bersama suaminya Christopher Hu (kiri) berjalan meninggalkan Pengadilan Federal Brooklyn di New York, setelah menghadiri sidang pembacaan dakwaan, Selasa(3/9/2024).(foto:ist/AP)
Linda Sun (kanan), mantan ajudan Gubernur New York Kathy Hochul, bersama suaminya Christopher Hu (kiri) berjalan meninggalkan Pengadilan Federal Brooklyn di New York, setelah menghadiri sidang pembacaan dakwaan, Selasa(3/9/2024).(foto:ist/AP)

NEW YORK (Lenteratoday) - Seorang mantan ajudan yang bekerja untuk dua gubernur New York pada, Selasa (3/9/2024) didakwa dengan tuduhan telah bertindak sebagai agen rahasia, bagi pemerintah China dan menggunakan jabatannya untuk memuluskan agenda Beijing.

Sang ajudan tersebut dilaporkan menerima keuntungan senilai miliaran dolar, sebagai imbalan atas pekerjaannya sebagai agen rahasia.

Linda Sun yang memegang berbagai jabatan di pemerintahan negara bagian New York, termasuk menjadi wakil kepala staf Gubernur, Kathy Hochul dan wakil pejabat bidang isu keberagaman mantan Gubernur, Andrew Cuomo. Ditangkap pada, Selasa pagi bersama suaminya, Chris Hu di rumah mereka yang bernilai US$4 juta di Long Island.

Dalam surat dakwaannya, jaksa penuntut mengatakan Sun atas permintaan pejabat China, telah menghalangi perwakilan pemerintah Taiwan. Untuk mendapatkan akses ke kantor gubernur, menyelaraskan pesan-pesan pemerintah negara bagian New York. Dengan prioritas pemerintah China, dan berusaha memfasilitasi perjalanan seorang politisi tingkat tinggi di New York ke China.

Di antara sejumlah imbalan ya ia terima, Sun dan Hu mendapatkan bantuan bagi kegiatan bisnis Hu di China dan sejumlah tiket pertunjukan kelompok balet dan orkestra China, yang tidak disebutkan jumlahnya.

Dakwaan itu menambahkan, seorang koki pribadi pejabat pemerintah China menyiapkan bebek asin ala Nanjing yang dikirim ke rumah orang tua Sun.

Hu didakwa telah berkonspirasi melakukan pencucian uang, penipuan bank dan penyalahgunaan alat identifikasi.

Pasangan tersebut kemudian mencuci uang hasil korupsinya, untuk membeli properti mereka di Manhasset berupa sebuah kondominium di Hawaii seharga US$1,9 juta dan mobil-mobil mewah termasuk Ferrari tahun 2024 tambah surat dakwaan tersebut.

“Seperti yang dituduhkan, meskipun tampak melayani masyarakat New York sebagai Wakil Kepala Staf di Kamar Eksekutif Negara Bagian New York. Terdakwa dan suaminya sebenarnya bekerja untuk memajukan kepentingan pemerintah China, dan Partai Komunis China. Skema terlarang ini memperkaya keluarga terdakwa, hingga jutaan dolar,” ungkap Jaksa Breon Peace.

Sun dan Hu mengaku tidak bersalah dalam persidangan awal yang digelar di Brooklyn pada, Selasa(3/9/2024) sore. Keduanya kemudian dibebaskan dengan jaminan. Sun sendiri telah dilarang untuk menjalin kontak apapun, dengan perwakilan konsulat China.

Pengacara Sun, Jarrod Schaeffer mengatakan telah menantikan kesempatan, untuk menangani tuduhan-tuduhan ini di pengadilan.

"Klien kami sangat kecewa, dengan tuduhan yang dialamatkan kepadanya," kata Jarrod.

Kasus ini merupakan upaya yang lebih luas dari Departemen Kehakiman AS, untuk menangani masalah para agen rahasia yang bekerja untuk pemerintah China di AS.

Dalam beberapa tahun terakhir, otoritas federal telah mendakwa sejumlah warga negara China dengan sejumlah dakwaan. Seperti menutupi upaya memuluskan kepentingan Beijing dan melecehkan, serta mengintimidasi para pembangkang atas nama pemerintah.

Sumber: VOA/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.