05 April 2025

Get In Touch

Sukabumi Diguncang Gempa 4 Kali Dalam Waktu 5 Jam

Gempa berkekuatan Magnitudo 4.2, mengguncang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada, Sabtu(7/9/2024) pukul 06:25:31WIB di 142 km Tenggara Kabupaten Sukabum.(foto:ist)
Gempa berkekuatan Magnitudo 4.2, mengguncang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada, Sabtu(7/9/2024) pukul 06:25:31WIB di 142 km Tenggara Kabupaten Sukabum.(foto:ist)

SUKABUMI (Lenteratoday) - Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat diguncang empat kali gempa bumi dalam jangka waktu 5 jam pada, Sabtu(7/9/2024).

Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang, Hartanto mengatakan BMKG mencatat gempa pertama di akhir pekan ini terjadi pukul 02:02:04 WIB, dengan kekuatan Magnitudo (M) 4,8.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa episenter terletak pada koordinat 8.29 LS dan 106.83 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 147 km Tenggara Kabupaten Sukabumi pada kedalaman 14 km.

"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar aktif dasar laut," kata Hartanto melalui siaran digital, Sabtu(7/9/2024).

Dampak gempa bumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (Shakemap) BMKG dan berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa bumi ini dirasakan di wilayah Kecamatan Simpenan di Kabupaten Sukabumi dan di Kecamatan Limbursitu di Kota Sukabumi dengan Skala Intensitas II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Hartanto mengatakan BMKG pun mendeteksi sebuah gempa bumi susulan setelahnya pada pukul 02:14:29 WIB dengan kekuatan M 3,3.

Akun X BMKG pun kemudian merilis informasi gempa selanjutnya pukul 05:07:30 WIB dengan lokasi 135 km tenggara Kabupaten Sukabumi di kedalaman 10 km dan kekuatan M 4,1.

Terakhir, gempa bumi pun terjadi dengan kekuatan M 4,2 dengan titik 142 km tenggara Kabupaten Sukabumi, dengan kedalaman 10 km. Gempa ini terjadi pukul 06:25:31 WIB.

BMKG meminta kepada masyarakat dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Sumber: Tribunnews/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.