05 April 2025

Get In Touch

Mesir Tolak Keberadaan Militer Israel di Philadelphi

Mesir pada hari Rabu (18/9/2024) menegaskan kembali penolakannya terhadap kehadiran militer Israel di Koridor Philadelphi, perbatasan Mesir-Gaza, di tengah upaya mediasi gencatan senjata yang sedang berlangsung. ANTARA/Anadolu/py
Mesir pada hari Rabu (18/9/2024) menegaskan kembali penolakannya terhadap kehadiran militer Israel di Koridor Philadelphi, perbatasan Mesir-Gaza, di tengah upaya mediasi gencatan senjata yang sedang berlangsung. ANTARA/Anadolu/py

SURABAYA (Lenteratoday) - Mesir kembali penolakannya terhadap kehadiran militer Israel di Koridor Philadelphi, Rabu (18/9/2024). Wilayah tersebut merupakan perbatasan Mesir dengan Gaza. Pemolakan dilakukan di tengah upaya mediasi yang sedang berlangsung untuk mencapai kesepakatan gencatan senjata di wilayah Palestina.

Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken dan Menteri Luar Negeri Mesir, Badr Abdelatty, dalam konferensi pers bersama di Kairo mengatakan bahwa mereka telah membahas kebutuhan mendesak untuk gencatan senjata di Gaza dan pentingnya segera mencapai kesepakatan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Mesir itu juga mengatakan telah membahas dengan Blinken pentingnya mencapai kesepakatan terkait Bendungan Besar Renaissance Ethiopia dan memastikan bahwa hal itu tidak merugikan Mesir, serta pentingnya mendukung kesatuan Somalia.

Mesir memandang bendungan Ethiopia itu sebagai “ancaman eksistensial” terhadap aliran Sungai Nil di wilayah Mesir. Bertahun-tahun negosiasi antara kedua pihak gagal mencapai terobosan apa pun.

Di satu sisi, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu bersikeras untuk mempertahankan kehadiran militer di Koridor Philadelphi, perbatasan Mesir-Gaza, sebuah posisi yang ditolak keras oleh Kairo.

Diplomat tertinggi Mesir itu memperingatkan bahaya tergelincirnya konflik menjadi perang regional.

Peringatan ini datang sehari setelah setidaknya 12 orang tewas dan hampir 2.800 lainnya terluka dalam ledakan penyeranta (pager) di Lebanon. Ledakan tersebut mendapat kutukan keras dari Abdelatty, termasuk segala bentuk eskalasi yang mengancam stabilitas dan kedaulatan Lebanon.

Tidak ada komentar dari Israel mengenai ledakan pager. Namun, Hizbullah bersumpah akan membalas serangan Israel setelah insiden tersebut. (*)

Sumber : Antara | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.