
BLITAR (Lenteratoday) - Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar sedang membangun destinasi wisata baru, yakni Taman Plaza yang berlokasi di Monumen Pembela Tanah Air (PETA) Blitar, Jalan Sudanco Supriadi, Kota Blitar.
Disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Blitar, Edi Wasono kalau saat ini sedang proses pembangunan Taman Plaza, yang merupakan bagian pendukung dari rencana pembangunan cagar budaya Museum PETA.
"Pembangunan Taman Plaza sudah berjalan dan ditargetkan selesai akhir tahun ini, termasuk tahap pertama dari pembangunan Museum PETA Blitar," kata Edi, Rabu(2/10/2024).
Dijelaskan Edi Taman Plaza merupakan taman yang multi fungsi, tidak hanya sekedar Ruang Terbuka Hijau (RTH). Selain menjadi arena bermain anak-anak, juga menjadi tempat mengembangkan ekonomi kreatif (ekraf) diantaranya produk unggulan Blitar dan wisata kuliner. Dengan menggabungkan dua konsep yaitu konsep modern kekinian dan tradisional atau jadul.
"Nama plaza sengaja dibuat branding agar menarik pengunjung untuk datang, tidak hanya menikmati keindahan taman tapi juga kuliner," jelasnya.
Dimana di Taman Plaza yang dibangun dengan anggaran sekitar Rp 760 juta ini, selain taman dengan fasilitas bermain anak-anak juga akan disediakan tempat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif (ekraf).
"Di sisi sebelah timur akan disediakan tempat untuk food truck (mobil penjual makanan) yang bergaya kekinian, kemudian di sebelah barat akan ada food court (gerai berbagai macam kuliner) yang bergaya tradisional atau jadul," paparnya.
Diungkapkan Edi kalau food court di sebelah barat, akan fokus menjual produk unggulan Kota Blitar. Mulai dari kuliner, termasuk kopi lokal Blitar bukan dari luar daerah.
"Rencananya akan dibuka Kopi Tubruk Bung Karno, jadi lebih mengenalkan brand Kota Blitar. Bukan merk lain, maka produknya juga yang asli Blitar," tandas Edi.
Sementara tahap 2 untuk pembangunan Museum PETA Blitar, rencananya akan dimulai pada 2025 dengan sumber anggaran dari APBN.
"Sudah kita ajukan anggarannya ke pusat, besarnya sekitar Rp 25 miliar," ungkapnya.
Saat ini ditambahkan Edi pihaknya terus berkoordinasi dan mengaawalnya, agar pengajuan anggaran tersebut bisa segera disetujui.
Saat ini kondisi di Taman Plaza sudah dilengkapi dengan adanya 2 monumen pesawat, meriam dan tank. Untuk melengkapi keindahan dan memperkuat nilai sejarahnya, guna mendukung berdirinya Museum PETA Blitar disebelah selatan Monumen PETA Blitar Supriadi.
"Sehingga semakin memperkuat konsep wisata sejarahnya, untuk mendorong segera dibangunnya Museum PETA Blitar," pungkasnya.(*)
Reporter: Arief Sukaputra