04 April 2025

Get In Touch

Pj Wali Kota Iwan Sebut Kota Malang Siap Jadi Percontohan Industri Game Nasional

Ilustrasi pegiat e-sport di Kota Malang didominasi oleh generasi Z. (foto:ist/dok.Diskominfo Kota Malang)
Ilustrasi pegiat e-sport di Kota Malang didominasi oleh generasi Z. (foto:ist/dok.Diskominfo Kota Malang)

MALANG (Lenteratoday) - Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan menyatakan Kota Malang memiliki potensi besar, untuk menjadi percontohan dalam pengembangan industri game nasional.

Hal tersebut disampaikan Iwan, usai menghadiri rapat koordinasi di Jakarta yang membahas implementasi Perpres No. 19 Tahun 2024 tentang Percepatan Pengembangan Industri Game Nasional.

Menurut Iwan Kota Malang telah berhasil mengimplementasikan empat indikator penting, dalam rencana aksi daerah untuk sektor game. Termasuk peningkatan sumber daya manusia (SDM), penggunaan produk game lokal, penyediaan infrastruktur, dan peningkatan komitmen pemerintah daerah.

"Kami memiliki pasar yang luas, dengan lebih dari 800 ribu mahasiswa dari puluhan universitas. Selain itu, Malang Creative Center (MCC) sebagai pusat ekonomi kreatif (ekraf) juga memiliki peran penting dalam menyukseskan industri game lokal," ujar Iwan, Selasa(8/10/2024).

Iwan menambahkan pengembangan industri game di Kota Malang tidak hanya terbatas pada sektor game, tetapi juga melibatkan penggiat e-sport. Salah satu langkah konkrit yang telah dilakukan, sambungnya yakni dengan penyelenggaraan kompetisi e-sport nasional melalui Festival Olahraga Masyarakat Kota (FORKOT) Malang I pada Juli 2024 lalu.

"Kerja sama dengan Indonesia E-Sport Association (IESPA) juga membuka ruang lebih luas, bagi penggiat e-sport dan game lokal untuk berkembang," tambahnya.

Lebih lanjut, Iwan menegaskan pentingnya komitmen kebijakan dan peraturan yang mendukung industri game. Menurutnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah menyiapkan sejumlah regulasi, seperti roadmap ekonomi kreatif, RPD 2024-2026, RPJPD 2025-2045, dan Ranperwal Ekraf 2024 untuk memastikan sektor ini berjalan optimal.

"Pengembangan industri game harus dilakukan dengan pendekatan holistik, melibatkan komunitas, pemerintah, dan juga sektor swasta. Kami ingin memastikan bahwa seluruh elemen ini berkolaborasi, untuk menciptakan ekosistem yang mendukung industri game dan e-sport di Kota Malang," tutup Iwan.

Reporter: Santi Wahyu/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.