
SURABAYA (Lenteratoday) - Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Jawa Timur mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Timur, untuk segera menangani masalah kelangkaan pupuk subsidi dan keterbatasan akses air yang dialami petani di Lamongan.
Menurut Ketua Fraksi PAN Jatim, Husnul Aqib kedua masalah tersebut merupakan tantangan utama, yang kerap menghambat produktivitas petani di daerah tersebut.
Husnul Aqib menyoroti bahwa meskipun petani Lamongan khususnya petani melon, terus menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam teknik budidaya. Masalah klasik seperti kekurangan air dan pupuk, tetap menjadi penghalang bagi mereka untuk mendapatkan hasil panen yang optimal.
"Petani di Lamongan sudah banyak berinovasi, misalnya dalam pengembangan varietas melon dengan kualitas yang lebih baik. Namun, kekurangan pupuk dan air masih menjadi masalah besar yang menghambat mereka," ujar Husnul, Selasa(15/10/2024).
Lebih lanjut, Husnul juga menyoroti pentingnya dukungan pemerintah, untuk membantu petani menghadapi fenomena deflasi yang berdampak pada perekonomian mereka.
"Deflasi ini juga perlu diwaspadai, karena bisa memperburuk kondisi kelas menengah dan meningkatkan angka kemiskinan," tambahnya.
Karenanya, Husnul berharap Pemprov Jatim segera mengambil langkah konkret untuk memenuhi kebutuhan para petani, baik pupuk maupun akses air di lahan-lahan pertanian. Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya bantuan pasca panen, dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian di wilayah tersebut.
"Pemerintah harus bisa memberikan solusi atas masalah kekurangan air dan pupuk, agar petani bisa meraih hasil panen yang maksimal," pungkasnya.
Reporter: Pradhita/Editor: Ais