05 April 2025

Get In Touch

Najib Razak Diputus Bersalah Atas 7 Dakwaan Korupsi, Hukum Bui dan Cambukan Menanti

Najib Razak Diputus Bersalah Atas 7 Dakwaan Korupsi, Hukum Bui dan Cambukan Menanti

Kuala Lumpur- Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razakdinyatakan bersalah atas tujuh dakwaan terkait skandal megakorupsi di BUMNbidang investasi, 1MDB.

"Setelah mempertimbangkan seluruh bukti di persidangan,saya menemukan bahwa jaksa berhasil membuktikan perkara ini tanpakeraguan," ucap hakim Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur di Malaysia, MohamadNazlan Mohamad Ghazali, seperti dikutip dari Reuters.

Najib Razak pada Selasa (28/7) menghadapi sidang putusandalam rangkaian perdana sidang skandal megakorupsi 1MDB. Total ada tujuhdakwaan yang dijatuhkan kepada Najib. Satu dakwaan terkait penyalahgunaankekuasaan, tiga dakwaan pelanggaran pidana, dan tiga dakwaan pencucian uang.

Pengadilan Malaysia Putuskan Najib Razak Bersalah Atas 7Dakwaan Korupsi 1MDB (1) Dakwaan tersebut terkait penyalahgunaan uang sebesar24 juta ringgit atau setara Rp 143,4 miliar dari SRC International Sdn, yangmerupakan anak perusahaan 1MDB.

Untuk penyalahgunaan kekuasaan, Najib terancam hukumanpenjara maksimal 20 tahun plus denda. Sedangkan untuk tiga dakwaan pelanggaranpidana, Najib bakal dihukum penjara 20 tahun, cambuk, dan denda. Juga adahukuman 15 tahun penjara plus denda atas tiga dakwaan pencucian uang. 

Najib telah menghadapi penyelidikan korupsi semenjak iakalah dalam pemilihan umum 2018. Ia telah diselidiki otoritas Malaysia dan jugaDepartemen Kehakiman Amerika Serikat (AS). Penyelidikan terpisah departemen ASdilakukan untuk melacak aset yang dibeli Najib dengan dana yang diduga dicuridari 1MDB.

Secara total, Najib menghadapi 42 tuduhan korupsi,penyalahgunaan kekuasaan dan pencucian uang di lima kasus pengadilan yangberbeda tersebut terkait dengan perannya dalam skandal multi-miliar dolar yangmelibatkan 1MDB, dana kekayaan milik negara yang ia dirikan bersama pejabatlainnya pada tahun 2009. Ia juga menjabat sebagai ketua dewan penasihat lembagatersebut.

Pihak berwenang AS menuduh lebih dari US$ 4,5 miliardigelapkan dari dana negara dan dibelanjakan di seluruh dunia untuk aset mewahseperti kapal pesiar, lukisan, dan properti mewah.Najib juga baru-baru inidiperintahkan oleh pengadilan Malaysia untuk membayar RM 1,69 miliar dalambentuk pajak yang belum dibayarkan kepada Inland Revenue Board.(rtr)

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.