
SURABAYA (Lenteratoday) - Tim mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, membuat aplikasi dengan desain pengalaman pengguna (UX Design) yang ramah bagi tunanetra.
Aplikasi bernama Ainetra ini hadir dilengkapi asisten cerdas berbasis Voice User Interface (VUI) dan Realtime Video to Voice Recognition, untuk mendampingi keseharian penggunanya.
Ketua Tim Timses Aities ITS Surabaya, Hilmi Fawwaz Sa’ad mengatakan inovasi ini bertujuan untuk mendukung kemandirian penyandang gangguan penglihatan, dalam mengeksplorasi dan mengenali lingkungan sekitar.
"Sehingga, kesulitan seperti tersesat, menabrak objek, dan keterbatasan lain yang dihadapi pengguna dapat teratasi dengan adanya asisten cerdas Ainetra,” kata Hilmi, Rabu(25/10/2024).
Hilmi menjelaskan jika aplikasi ini dilengkapi beberpa fitur, yang dapat dengan mudah diakses pengguna. Diantaranya Aitra, Aisee, Aimo, dan Aicom yang juga memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dalam penggunaannya.
Ia menuturkan Aitra merupakan fitur utama dalam Ainetra berupa asisten cerdas yang dapat memberikan informasi, petunjuk arah, atau bantuan lainnya kepada pengguna. Fitur ini dapat diakses dengan mudah oleh pengguna melalui perintah berupa input suara.
“Fitur yang terintegrasi dengan VUI ini memungkinkan pengguna melakukan interaksi suara dengan asisten cerdas,” jelas mahasiswa Departemen Teknik Informatika ini.
Selanjutnya, fitur Aisee berfungsi untuk memberikan pengenalan lingkungan kepada pengguna melalui computer vision dan video captioning. Fitur ini memanfaatkan kamera dari ponsel pintar pengguna, untuk menangkap video atau foto. Kemudian hasil tangkapan tersebut diterjemahkan menjadi suara, melalui teknologi Realtime Video to Voice Recognition.
"Untuk fitur Aimo menyediakan tempat penyimpanan untuk rekaman momen dan dokumen yang telah ditangkap pengguna menggunakan fitur Aisee. Pengguna juga dapat membagikan tangkapan mereka melalui komunitas pengguna yang dikemas lewat fitur Aicom agar bisa saling berinteraksi satu sama lain,” tambahnya.
Hilmi mengungkapkan berkat inovasi tersebut, ia dan tim Timses telah berhasil meraih juara pertama cabang lomba Desain UX dalam Pagelaran Mahasiswa Nasional Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (Gemastik) ke-17 beberapa waktu lalu.
“Harapan, ke depannya aplikasi Ainetra dapat dikembangkan lebih lanjut dan memberikan dampak nyata bagi pengguna,” imbuhnya.
Reporter: Amanah/Editor: Ais