05 April 2025

Get In Touch

Batu Art Flower Carnival 2024: Semarak Potensi Alam dan Budaya Lokal di Peringatan HUT ke-23 Kota Batu

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai dalam gelaran Batu Art Flower Carnival, Minggu (27/10/2024). (Iskandar/Lenteratoday)
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai dalam gelaran Batu Art Flower Carnival, Minggu (27/10/2024). (Iskandar/Lenteratoday)

BATU (Lenteratoday) - Batu Art Flower Carnival kembali hadir di tahun 2024, menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke 23 Kota Batu. Acara tahunan ini menyajikan parade puluhan kendaraan hias yang menampilkan ragam keindahan bunga lokal serta hasil pertanian Kota Batu, termasuk seni budaya khas Kota Wisata ini.

"Ini adalah salah satu event yang ada di Kalender Wisata tahun 2024. Hari ini tentu sangat spesial, tadi kita saksikan juga bahwa event pada hari ini sangat baik, fasilitas dan pesertanya tampil dengan maksimal," ujar Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Arief As Siddiq, ditemui di tengah kemeriahan acara tersebut, Minggu (27/10/2024).

Arief juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan karya terbaik mereka dalam parade tersebut. Menurutnya, Batu Art Flower Carnival bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga wujud kolaborasi antara potensi alam dan budaya lokal yang diangkat dalam bentuk pawai kendaraan hias.

“Kekhasan Batu Art Flower Carnival adalah kolaborasi antara potensi bunga dan hasil pertanian di Kota Wisata Batu, yang disajikan bersama kesenian budaya lokal. Kolaborasi ini membuat acara semakin menarik dan merepresentasikan keindahan Kota Batu,” tambah Arief.

Miniatur Pasar Induk Among Tani, turut memeriahkan Batu Art Flower Carnival 2024, Minggu (27/10/2024). (Iskandar/Lenteratoday)

Tahun ini, lanjut Arief, Batu Art Flower Carnival diikuti oleh 55 kontingen, termasuk 45 mobil hias dari dalam dan luar Kota Batu. Arief menyebut, keikutsertaan kontingen dari luar daerah, seperti Kota Semarang, menjadi bukti apresiasi dan daya tarik acara ini.

Ia menegaskan, keberagaman peserta menunjukkan potensi Batu Art Flower Carnival sebagai salah satu acara pariwisata andalan Kota Batu yang mampu menarik minat wisatawan.

Lebih lanjut, acara yang dimulai pukul 08.00 WIB dengan start di Balai Kota Among Tani, dan juga finish di depan Galeri Raos, Jalan Panglima Sudirman ini, juga mendapat sambutan hangat dari ribuan masyarakat yang hadir.

Arief menyampaikan rasa bangga melihat antusiasme masyarakat yang datang menyaksikan pawai, yang juga bertujuan untuk mengkampanyekan aksi Gempur Rokok Ilegal ini. "Kami sangat bangga masyarakat hadir menonton dengan antusias dan sangat meriah sekali. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan Batu Art Flower Carnival ke depannya,” ucap Arief.

Gelaran Batu Art Flower Carnival, dalam rangkaian perayaan HUT ke 23 Kota Batu, Minggu (27/10/2024). (Iskandar/Lenteratoday)

Arief berharap, Batu Art Flower Carnival dapat semakin mengangkat citra Kota Batu sebagai destinasi wisata unggulan yang memadukan keindahan alam dengan budaya lokal.

Selain itu, menurutnya acara ini juga menjadi kesempatan bagi para petani bunga dan seniman lokal untuk mempromosikan produk dan karya mereka kepada pengunjung, sehingga turut mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Sementara itu, beberapa pengunjung yang hadir juga mengungkapkan antusiasme dan apresiasinya terhadap pelaksanaan Batu Art Flower Carnival 2024. Salah satu pengunjung asal Kota Malang, Indri, mengaku terkesan dengan kolaborasi antara seni dan alam di pawai ini. Ia juga berharap gelaran ini dapat terus dilaksanakan di tahun-tahun mendatang.

"Saya berharap tahun depan karnavalnya semakin seru dengan tema lebih beragam," ungkap Indri.

Senada dengan Indri, Aan, warga Jalan Lahor, mengapresiasi keikutsertaan Bea Cukai yang mengusung tema teatrikal kerajaan cukai, lengkap dengan edukasi soal cukai ilegal dan rokok ilegal. "Walaupun saya bukan perokok, ternyata manfaat dana cukai sangat banyak untuk masyarakat, khususnya bantuan-bantuan yang dirasakan langsung,” kata Aan. (ADV Diskominfo Kota Batu)

Reporter: Santi Wahyu/Editor: widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.