04 April 2025

Get In Touch

Safari Politik di Ngawi, Sekjen PDIP Ungkap Rekam Jejak Cagub Risma

Sekretaris Jendral PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto melaksanakan safari politik di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Sekretaris Jendral PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto melaksanakan safari politik di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

NGAWI (Lenteratoday) - Sekretaris Jendral PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto melaksanakan safari politik di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur dengan agenda konsolidasi partai yang diikuti para kader dari Kabupaten Ngawi, Bojonegoro, dan Tuban pada, Senin(28/10/2024).

Hasto mengatakan safari politik di Jawa Timur sebagai respon atas meningkatnya tren antusiasme masyarakat, terhadap kepemimpinan calon Gubernur Jawa Timur, Tri Rismaharini. Menurutnya rekam jejak Risma memiliki komitmen, untuk memberantas korupsi serta kemiskinan.

"Ini menjadi momentum gerakan partai dan masyarakat Jawa Timur, terhadap pemimpin yang memiliki komitmen kuat untuk memberantas korupsi dan kemiskinan," kata Hasto.

Hasto percaya, Risma mampu menjadi jembatan untuk kemajuan Provinsi Jawa Timur. Hal itu berkaitan dengan rekam jejak Risma kala menjadi Walikota Surabaya yang pro wong cilik, serta kemampuan teknokrasinya.

Selain itu, sejumlah rencana juga telah dipaparkan oleh Risma. Salah satunya soal mempercepat pembangunan jalan lintas selatan Jawa Timur, dan mengatasi abrasi di Pulau Madura. Menurut Hasto roadmap tersebut membuktikan Risma peduli, untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.

"Pengentasan yang konkret untuk meningkatkan pendapatan bagi rakyat, sehingga Bu Risma menjadi sosok yang membanggakan masyarakat Jawa Timur. Karena gerak kemanusiaanya, untuk rakyat miskin," ujarnya.

Bagi Hasto, rekam jejak Risma kala memimpin Kota Surabaya sebagai monumen hidup. Dimana selama menjadi Walikota Surabaya, banyak perubahan yang terjadi di Ibu Kota Jawa Timur tersebut.

"Rekam jejak kepemimpinan Bu Risma ya memang untuk rakyat. Bukan untuk diri sendiri atau keluarganya. Sementara yang lain digerakkan oleh kepentingan kekuasaan," ujarnya.

Hasto menambahkan keteladanan seorang pemimpin, membawa perubahan ke arah yang lebih baik bagi suatu daerah. Hal itu dapat dilihat kala Risma memimpin Kota Surabaya, kotanya maju dan rakyat miskin meningkat kesejahteraannya. Kendati begitu, Risma tetap apa adanya. Tidak Berubah, dalam penampilannya, dan komitmennya untuk membantu rakyat kecil.

"Jawa Timur membutuhkan sosok yang berpengalaman tetapi jiwanya tetap bersih. Sosok yang menjadi sumber keteladanan, dan ada bukti nyata kerjanya," pungkas Hasto.

Reporter: Muhammad MF/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.