05 April 2025

Get In Touch

Pemilu AS, Lebih dari 62 Juta Warga Telah Menyalurkan Suara

Ilustrasi Pemilu AS
Ilustrasi Pemilu AS

WASHINGTON (Lenteratoday) - lima hari menjelang Pemilu, lebih dari 62 juta warga Amerika Serikat (AS) telah memberikan suara awal, menurut data yang dirilis Kamis (31/10/2024).

Berdasarkan pencatat suara di Laboratorium Pemilu Universitas Florida menunjukkan 62,725,685 orang telah memberikan suara, baik melalui pos maupun secara langsung di tempat pemungutan suara.

Kondisi ini berbeda dengan tahun 2020, di tengah pandemi virus corona, lebih banyak warga memilih untuk memberikan suara secara langsung dibandingkan melalui pos seperti pada siklus pemilihan presiden kali ini.

Dari data yang ada, pemilih Demokrat lebih banyak sekitar 900.000 dari pada pemilih Republik. Di mana, pemilih demokrat sebanyak 11,929,062 sedangkan pemilik Republik sebanyak 11,076,601, pada suara awal.

Pemilihan pada 5 November kurang dari berapa hari lagi, survei menunjukkan bahwa Wakil Presiden Kamala Harris dan penantangnya dari Partai Republik, Donald Trump, berada dalam persaingan ketat, terutama di tujuh negara bagian kunci.

Harris unggul tipis di Wisconsin dan Michigan dengan selisih 0,2 persen dan 0,4 persen, masing-masing, menurut pengumpulan survei yang dilakukan oleh situs RealClearPolitics. Trump terus memimpin di Arizona, Nevada, Pennsylvania, North Carolina, dan Georgia.

Namun, keunggulan Trump berada di sekitar angka 1 persen atau kurang di Nevada, Pennsylvania, dan North Carolina. Dia memiliki keunggulan yang relatif lebih besar di Arizona (+2,4 persen) dan Georgia (+2,7 persen).

Posisi perolehan suara di negara bagian kunci sangat penting bagi kedua kandidat karena AS tidak memilih presiden secara langsung.

Sebaliknya, proses pemilihan dilakukan melalui Electoral College di mana 538 perwakilan memberikan suara sesuai dengan hasil negara bagian mereka. Setiap kandidat perlu mengamankan 270 suara Electoral College untuk meraih kemenangan.

Suara pemilih dialokasikan ke negara bagian berdasarkan jumlah penduduk, dan sebagian besar negara bagian memberikan semua suara pemilihnya kepada kandidat yang menang di negara bagian tersebut dalam pemungutan suara.

Namun, model 'pemenang mengambil semua' tidak diterapkan di negara bagian Nebraska dan Maine, yang sebaliknya mengalokasikan suara mereka secara proporsional berdasarkan hasil yang diperoleh. (*)

Sumber: Anadolu, antara | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.