
SURABAYA (Lenteratoday) - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Jawa Timur menyerukan pentingnya optimalisasi sektor pariwisata sebagai sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur. FPKS menyoroti banyaknya destinasi wisata di berbagai wilayah yang belum tergarap maksimal, padahal berpotensi besar untuk meningkatkan ekonomi daerah.
Juru bicara FPKS, Puguh Wiji Pamungkas, menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang progresif dan inklusif di Jawa Timur dapat dicapai dengan mengembangkan sektor pariwisata.
"Destinasi wisata di Jawa Timur sangat menjanjikan secara ekonomi, namun masih banyak yang belum dikelola secara optimal. Ini merupakan peluang besar bagi peningkatan PAD dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Minggu (03/11/2024).
Puguh menjelaskan bahwa banyak destinasi wisata di Jawa Timur yang saat ini masih dikelola secara konvensional atau tradisional, belum sepenuhnya menjadi industri pariwisata yang modern dan kompetitif.
“Fakta geografis dan demografis menunjukkan bahwa Jawa Timur memiliki potensi wisata yang sangat luas dan beragam. Jika dikelola dengan pendekatan yang lebih profesional, potensi ini bisa memberikan dampak besar bagi penerimaan daerah,” jelasnya.
Jika melihat Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2011 dan Perda Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Jawa Timur Tahun 2017-2032, Puguh menyebutkan, arah pengembangan wisata di Jawa Timur seharusnya mengacu pada prinsip ramah lingkungan dan menghormati kehidupan sosial budaya lokal.
Ia mengajak pemerintah provinsi untuk menggunakan pedoman tersebut secara komprehensif sebagai panduan dalam mengembangkan pariwisata yang berkelanjutan.
"Potensi ini terlalu besar untuk diabaikan. Kita butuh tata kelola yang inovatif dan kolaborasi dengan berbagai pihak agar sektor pariwisata Jawa Timur menjadi pilar ekonomi daerah yang kuat,” pungkasnya.
Reporter: Pradhita|Editor: Arifin BH