
MALANG (Lenteratoday) - Lantai 3 Pasar Baru Barat Comboran mengalami kerusakan parah pasca kebakaran pada 13 September 2024 lalu, untuk perbaikannya Pemerintah Kota (Pemkot) Malang telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 2 miliar pada 2025 mendatang.
Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Eko Sri Yuliadi mengatakan insiden tersebut menghanguskan hampir seluruh atap di lantai 3, membuat area pasar rawan tergenang air, terutama saat hujan deras melanda.
"Lantai 3 itu hampir 100 persen atapnya sudah hangus, sehingga membutuhkan perbaikan keseluruhan dengan anggaran sekitar Rp 2 miliar," ujar Eko, Jumat(8/11/2024).
Eko menyebutkan perbaikan ini sangat penting, untuk menjamin kenyamanan para pedagang dan pembeli yang beraktivitas di pasar tersebut.
Menurut Eko sebelum melakukan proses perbaikan, pihaknya telah melakukan pembersihan area yang terdampak kebakaran khususnya di lantai 3.
Berbagai barang dagangan yang hangus terbakar juga telah disingkirkan, agar proses pembersihan dapat dilakukan lebih cepat dan efisien.
"Kalau pembersihan kan sudah. Tapi untuk perbaikan total, itu kami targetkan tahun depan," ungkap Eko.
Dalam proses perbaikan nanti, Diskopindag juga berencana melengkapi area dalam Pasar Baru Barat Comboran dengan alat pemadam api ringan (APAR) untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang.
"Kalau sekarang ini kami sudah menganggarkan Rp 170 juta untuk perbaikan sementara, terutama untuk atap sementara. Karena kan sampai di lantai 2 dan lantai dasar itu banjir kalau hujan deras," tambah Eko.
Sebagai informasi, saat ini sebanyak 73 pedagang terdampak kebakaran Pasar Baru Barat Comboran, telah menempati relokasi sementara di lantai 2 pasar tersebut.
Reporter: Santi Wahyu/Editor:Ais