04 April 2025

Get In Touch

Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Mendapat 4 Sanksi dari FIFA

Aksi protes usai pertandingan Timnas Bahrain vs Indonesia yang berakhir dengan skor 2-2. (foto:ist/Instagram @garudaupdates)
Aksi protes usai pertandingan Timnas Bahrain vs Indonesia yang berakhir dengan skor 2-2. (foto:ist/Instagram @garudaupdates)

JAKARTA (Lenteratoday) - Timnas Indonesia mendapat 4 sanksi hukuman dari FIFA, mulai teguran, denda hingga larangan dua officialnya menemani pertandingan.

Pada 7 November 2024, FIFA menerbitkan daftar sanksi dari Komisi Disiplin FIFA yang berisikan pelanggaran di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia menjadi negara terbanyak yang mendapatkan hukuman dari FIFA, dengan empat sanksi diberikan kepada Tim Garuda.

Pertama, Timnas Indonesia menerima teguran dari FIFA akibat keterlambatan kick-off ketika melawan Timnas Australia pada 10 September 2024.

Kedua, buntut alasan yang sama saat menghadapi Timnas China pada 15 Oktober 2024, Garuda dikenai denda sebesar 10 ribu Franc Swiss atau setara Rp178 juta.

Ketiga, manajer Timnas Indonesia, Sumardji dihukum larangan mendampingi satu pertandingan dan denda 5 ribu Franc Swiss (Rp 89 juta) juta dengan vonis "perilaku buruk" sewaktu Timnas Indonesia melawan Timnas Bahrain pada 10 Oktober 2024.

Sumardji memang mendapatkan kartu merah, ketika Timnas Indonesia diimbangi Bahrain 2-2 itu.

Keempat, asisten pelatih Timnas Indonesia, Kim Jong-jin disanksi larangan mendampingi empat pertandingan plus denda 5 ribu Franc Swiss (Rp 89 juta) lantaran dinilai berperilaku buruk saat Timnas Indonesia menghadapi Bahrain.

Baik Sumardji dan Kim Jong-jin kemungkinan bakal absen menemani Timnas Indonesia saat menjamu Timnas Jepang, pada pertandingan matchday kelima Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di SUGBK, Jakarta, Jumat(15/11/2024).

Empat hari kemudian, Timnas Indonesia menjamu Arab Saudi di venue yang sama pada partai keenam Grup C putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026.

Sumber: Bola.com/Editor: Ais

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.